Berita Terkini

284

KPU Melaksanakan Tugas Sebagai Pelaksana Undang-Undang

BANDUNG - Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia, menghadiri Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Selasa (20/1/2026). Diskusi publik tersebut membahas berbagai perspektif dan alternatif kebijakan terkait pelaksanaan Pilkada 2026, dengan mempertimbangkan aspek sosial, kultural, serta prinsip kedaulatan rakyat. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Rafael Situmorang dari PDI Perjuangan dan Usman Kusmana dari Partai Gerindra. Dalam pemaparannya, Hedi Ardia menyampaikan bahwa kajian dan diskusi yang dilakukan oleh lembaga legislatif memiliki peran strategis dalam memberikan masukan substantif bagi penyelenggaraan pemilihan. Ia menegaskan bahwa KPU menjalankan tugas sebagai pelaksana undang-undang, sementara arah kebijakan dan keputusan politik terkait sistem pemilihan berada pada kewenangan pembentuk undang-undang, khususnya DPR RI melalui Komisi II. Pada kesempatan yang sama, PMII menekankan pentingnya menjaga kualitas demokrasi dalam setiap kebijakan yang diambil. Organisasi kemahasiswaan tersebut menilai bahwa upaya efisiensi anggaran perlu dilakukan secara proporsional dan tidak mengurangi substansi partisipasi publik serta legitimasi kepemimpinan daerah. Pemilihan langsung dinilai masih menjadi salah satu instrumen penting dalam menjamin keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses demokrasi. Melalui forum diskusi ini, PMII mendorong agar setiap kebijakan terkait Pilkada dikaji secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Prinsip keadilan, transparansi, dan kedaulatan rakyat diharapkan tetap menjadi landasan utama dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan kepemiluan ke depan.


Selengkapnya
265

Jaminan Sosial ASN Jelang Masa Purnatugas

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat bersama PT Asuransi Jiwa Taspen melaksanakan sosialisasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif dalam upaya memberikan pemahaman komprehensif kepada ASN terkait manfaat perlindungan dan perencanaan keuangan jangka panjang, Selasa (20/1/2026), bertempat di ruangan Rapat Pleno.  Sosialisasi ini diikuti diikuti oleh 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting usai pelaksanaan kegiatan Rapat Persiapan In House Training (IHT). PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui berbagai program asuransi jiwa, tabungan hari tua, dan perlindungan risiko yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bagi ASN aktif yang membahas program Tabungan Hari Tua, Pensiun, serta Perlindungan Kecelakaan dan Kematian. Sejalan dengan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 842.1/2943/SJ tentang optimalisasi pemberian layanan pembayaran manfaat program PT Taspen (Persero), khususnya terkait kepesertaan ASN pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan dan nilai Tabungan Hari Tua serta Pensiun. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat Abdullah Sapi'i, Kepala Bagian Parmas dan SDM Yunike Puspita dan serta Kepala Subbagian SDM Norhina Kurniawaty. Sebagai narasumber, perwakilan dari PT Asuransi Jiwa Taspen, Dayana Septi Hendriyani selaku Taspen Life Relation Officer dan Indira Nanda Fadilla sebagai Membership Pension Staff Taspen yang menyampaikan materi strategis terkait program jaminan sosial bagi ASN, meliputi Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), serta opsi peningkatan manfaat melalui program top-up yang disinergikan dengan Taspen Group dan Taspen Life. Kegiatan ini juga menyoroti sejumlah tantangan dalam kesiapan ASN menjelang purnatugas yang berdampak potensi penurunan finansial. Untuk menjawab tantangan tersebut, Taspen memaparkan berbagai inovasi layanan, seperti digitalisasi proses klaim, peningkatan manfaat pensiun, hingga program pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan bagi ASN menjelang maupun setelah memasuki masa purnatugas.


Selengkapnya
214

KPU Jabar Fokus Penguatan Peningkatan Kapasitas SDM

BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Rapat Persiapan In House Training (IHT) yang diselenggarakan oleh Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Pelaksanaan rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan tujuan kegiatan IHT yang akan dilaksanakan secara berkala setiap dua minggu sekali, untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur KPU, baik Komisioner dan Sekretariat KPU, dengan konsep pelaksanaan sharing knowledge dengan tema yang telah ditetapkan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat Abdullah Sapi'i, Ketua Divisi Data dan Informasi Ummi Wahyuni, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik Hari Nazarudin, Hedi Ardia Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Kepala Bagian Parmas dan SDM Yunike Puspita, serta Kepala Subbagian SDM Norhina Kurniawaty. Sementara Kadiv Sosdikilih Parmas, Hedi Ardia mengikuti melalui zoom meeting. Ummi Wahyuni menyampaikan bahwa saat ini semakin banyak jajaran KPU di daerah yang berinisiatif melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kapasitas diri. Hal tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen KPU Provinsi Jawa Barat dalam menyiapkan sumber daya manusia yang andal dan optimal di 27 kabupaten/kota. Sementara Abdullah Sapi'i menyoroti, konsistensi menjalankan peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan pimpinan serta KPU RI, termasuk dalam pelaksanaan rapat pleno dan apel.  “Kami juga terus melakukan pemantauan dan pembinaan, khususnya melalui berbagai program Divisi SDM, sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas jajaran KPU di 27 kabupaten dan kota,” tegasnya. Di akhir rapat, Hari Nazarudin menambahkan bahwa rapat pleno harus dilaksanakan dengan baik karena merupakan forum penting untuk menegaskan kedisiplinan serta menyamakan pemahaman, termasuk dalam pengelolaan anggaran.


Selengkapnya
173

KPU Jabar Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas

BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menggelar apel pagi sebagai langkah awal penguatan pembangunan Zona Integritas, Senin (19/01/2026), yang diikuti pimpinan, pejabat manajerial dan fungsional, serta seluruh pegawai. Apel dipimpin Kepala Sub Bagian Hukum Hasanuddin Ismail, dengan Pembina Apel Kadiv Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah. Dalam arahannya, Aneu menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh jajaran KPU dalam membangun Zona Integritas sebagai amanat bagi seluruh satuan kerja KPU di Indonesia. Ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pegawai, bukan hanya satu divisi, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menjaga integritas kelembagaan, khususnya menjelang penilaian Zona Integritas tahun 2027. "Pembangunan Zona Integritas harus menjadi komitmen bersama seluruh jajaran KPU Provinsi Jawa Barat, tidak hanya pada satu divisi, tetapi melibatkan seluruh pegawai untuk meningkatkan pelayanan publik, membangun kepercayaan masyarakat, dan memperkuat integritas kelembagaan", ujarnya. Fokus utama meliputi peningkatan pelayanan publik yang profesional dan non-diskriminatif, pencegahan korupsi, penguatan integritas internal, serta pelaksanaan reformasi birokrasi. Aneu juga mengingatkan agar praktik baik yang telah berjalan dipertahankan dan ditingkatkan, sementara kebiasaan kurang baik diperbaiki. Selain penguatan internal, perhatian diberikan pada program pendidikan pemilih, kegiatan eksternal, serta penguatan komunikasi dan media agar inovasi KPU Provinsi Jawa Barat dapat diketahui masyarakat. Menutup arahannya, Aneu berharap penyusunan rencana kerja dan aksi tahunan yang melibatkan seluruh unit kerja dapat segera dilakukan agar pembangunan Zona Integritas berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.


Selengkapnya
181

KPU Jawa Barat Tetapkan Dokumen Pendukung SPIP

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Pleno Pembahasan dan Penetapan Kartu Kendali serta Dokumen Pendukung Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Bulan Desember 2025, Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan seluruh unsur pengarah dan Satuan Tugas SPIP KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat manajerial, fungsional, dan jajaran pegawai di ligkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Pengarah Satuan Tugas SPIP, Ahmad Nur Hidayat. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pembahasan kartu kendali dan dokumen pendukung SPIP harus dilakukan secara substantif. Hal tersebut penting untuk memetakan risiko, memastikan konsistensi pelaksanaan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta membangun budaya sadar risiko di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Rapat dilanjutkan dengan penyampaian pandangan dan arahan dari jajaran pimpinan KPU Provinsi Jawa Barat, yakni Ketua Divisi SDM, Penelitian, dan Pengembangan Abdullah Sapi’i; Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Adie Saputro; Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ahmad Nur Hidayat; Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik Hari Nazarudin; Ketua Divisi Data dan Informasi Ummi Wahyuni; Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Hedi Ardia; serta Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah selaku Wakil Ketua Pengarah Satuan Tugas SPIP. Menutup kegiatan, Rapat pleno diakhiri dengan penandatanganan Laporan Hasil Pengisian Kartu Kendali SPIP Bulan Desember 2025 sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan sistem pengendalian intern di KPU Provinsi Jawa Barat.


Selengkapnya
189

Kunjungan LAN RI Bahas Pengembangan Kompetensi SDM Kepemiluan

BANDUNG - Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat, Abdullah Sapi’i, didampingi Kasubbag SDM Norhina Kurniawaty, menerima kunjungan Dr. Bayu Hikmat Purwana, M.Pd., Analis Kebijakan Ahli Madya Pusjar SK TASNAS LAN RI, di Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Selasa (13/1/2026). Kunjungan tersebut membahas pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) kepemiluan melalui Learning Management System (LMS) Kepemiluan Tahun 2025. Topik ini sebelumnya telah dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) di Provinsi Lampung pada 22 Desember 2025. Dalam diskusi tersebut, Bayu menyampaikan rencana Ketua Divisi SDM KPU RI terkait pentingnya pengembangan kompetensi SDM KPU, khususnya bagi komisioner pada masa non-tahapan. Pengembangan ini diarahkan agar selaras dengan sistem pengembangan kompetensi ASN yang dikelola Pusat Pengembangan SDM KPU RI melalui aplikasi SIMPEL. Pengembangan kompetensi SDM kepemiluan direncanakan dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota guna mewujudkan keseragaman dan peningkatan kapasitas berkelanjutan di seluruh jajaran KPU. Menanggapi hal tersebut, Abdullah Sapi’i menegaskan bahwa pengelolaan dan pengembangan SDM secara berkelanjutan menjadi kebutuhan penting bagi KPU Provinsi Jawa Barat. Ia menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tidak hanya melalui orientasi tugas di awal pelantikan, tetapi perlu dilakukan secara berkesinambungan selama lima tahun masa jabatan komisioner. Pengembangan kompetensi juga diharapkan dapat diterapkan kepada anggota badan adhoc pada pemilu sebelumnya yang berpotensi kembali bertugas pada pemilu mendatang. Sebagai bentuk komitmen KPU RI, direncanakan peluncuran Learning Management System Kepemiluan pada Februari 2026 di Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan kunjungan diakhiri dengan penyerahan buku “Di Balik Layar Pilkada Serentak 2024” oleh Abdullah Sapi’i kepada Bayu Hikmat Purwana sebagai kenang-kenangan.


Selengkapnya