Berita Terkini

13

KPU Jabar Bahas Tindak Lanjut Saran Perbaikan Bawaslu

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Saran Perbaikan Bawaslu Provinsi Jawa Barat bersama KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat pada Senin (13/7/2026) secara daring. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari saran perbaikan yang disampaikan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Barat, guna memastikan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan berjalan sesuai ketentuan serta memperkuat koordinasi antara KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Rapat dibuka oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, serta dihadiri oleh Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik sekaligus Wakil Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Hari Nazarudin, Kepala Bagian Perencanaan, Data dan Informasi, Sutrisno, Plt. Kepala Subbagian Data dan Informasi, Siti Aisyah, beserta jajaran staf. Kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua Divisi Data dan Informasi, Kasubbag Rendatin, serta Operator Data Pemilih KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Dalam arahannya, Ummi Wahyuni menekankan agar KPU Kabupaten/Kota memberikan jawaban dan menindaklanjuti setiap saran perbaikan dari Bawaslu Kabupaten/Kota secara tertulis. Selain itu, KPU Kabupaten/Kota juga diminta untuk berkoordinasi dengan instansi terkait apabila terdapat data pemilih yang belum dapat ditindaklanjuti. Sementara itu, Hari Nazarudin menyampaikan arahan mengenai pentingnya pembaruan data pemilih pada Lokasi Khusus (Lokus) agar proses pemutakhiran data tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Rapat diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara KPU Provinsi Jawa Barat dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.


Selengkapnya
41

INKLUSIVOTE Ruang Suara Disabilitas

CIMAHI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat memperkuat pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029 melalui kegiatan INKLUSIVOTE "Ruang Suara Disabilitas" yang digelar di Kota Cimahi, Kamis (9/7/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Kadiv Sosdiklih Parmas, Hedi Ardia, didampingi Kasubbag Parhumas, Fahmi Kamal bersama pejabat fungsional Yan Permana dan jajaran KPU Provinsi Jawa Barat. Sementara dari KPU Kota Cimahi, turut menghadiri acara, Sekretaris KPU Kota Cimahi, Charlyasi M. Siadari bersama jajaran sekretariat. Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta ini menjadi ruang edukasi, sosialisasi, dan dialog antara penyelenggara pemilu dengan komunitas penyandang disabilitas guna memastikan seluruh warga negara memperoleh akses informasi serta kesempatan yang setara dalam menggunakan hak politiknya. Dalam sambuatannya Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia, menyampaikan  kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari tingginya tingkat partisipasi pemilih, tetapi juga dari kemampuan negara menghadirkan ruang yang setara bagi seluruh warga negara. "Tidak ada demokrasi yang benar-benar inklusif jika masih ada satu suara yang tertinggal. Pendidikan pemilih harus mampu menjangkau seluruh warga negara tanpa terkecuali. Demokrasi yang berkualitas lahir ketika setiap orang memahami hak politiknya dan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi," ujar Hedi. Melalui INKLUSIVOTE, KPU Jabar juga ingin membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan komunitas disabilitas. Berbagai masukan yang disampaikan peserta akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu 2029. Sementara itu, Ketua Badan Disabilitas Center IKA UNPAD, Suhendar, mengapresiasi komitmen KPU Jawa Barat yang terus membuka ruang dialog bersama komunitas penyandang disabilitas. Menurutnya, inklusi tidak cukup hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga dengan melibatkan penyandang disabilitas dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Melalui kegiatan bertema "Ruang Suara Disabilitas" ini, KPU Provinsi Jawa Barat berkomitmen mewujudkan penyelenggaraan Pemilu 2029 yang semakin inklusif melalui peningkatan literasi politik, penyediaan fasilitas ramah disabilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), peningkatan kapasitas penyelenggara, serta penguatan komunikasi dengan komunitas disabilitas.


Selengkapnya
77

KPU Jabar Tetapkan Rekapitulasi PDPB Semester 1 Tahun 2026

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Provinsi Jawa Barat Semester I Tahun 2026. Kegiatan tersebut bertempat di Ballroom Bale Agung Padjadjaran KPU Provinsi Jawa Barat, Senin (6/7/2026) Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, dan dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat beserta jajaran Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat. Adapun peserta rapat pleno terdiri atas KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, serta instansi terkait lainnya. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Pleno PDPB Semester I Tahun 2026 bertujuan untuk memelihara dan memperbarui data pemilih. Hal ini dilakukan agar data pemilih di Jawa Barat senantiasa komprehensif, akurat, dan mutakhir. Berdasarkan hasil rekapitulasi PDPB Semester I Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat yang dihimpun dari 27 kabupaten/kota, 627 kecamatan, dan 5.958 desa/kelurahan, ditetapkan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 18.955.266 pemilih dan jumlah pemilih perempuan sebanyak 18.804.726 pemilih. Dengan demikian, total Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026 di Provinsi Jawa Barat berjumlah 37.759.992 pemilih. Jalannya rapat pleno dipandu oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, yang memfasilitasi pembacaan hasil rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan Semester I Tahun 2026 dari seluruh kabupaten/kota serta menerima masukan dari para pemangku kepentingan.


Selengkapnya
138

Monitoring Pengelolaan Arsip Kepemiluan di Tasikmalaya

TASIKMLAYA - KPU Provinsi Jawa Barat mendampingi KPU Republik Indonesia dalam kunjungan kerja ke KPU Kota Tasikmalaya dan KPU Kabupaten Tasikmalaya pada Sabtu (4/7/2026). Dalam arahannya, Anggota KPU RI, Idham Holik, menyampaikan pentingnya pengelolaan Arsip kepemiluan juga dibutuhkan untuk kepentingan akademik seperti riset ilmiah dan analisa data baik yang dilakukan oleh akademisi, analis politik, ataupun masyarakat sipil. Idham juga mengingatkan kepada KPU di daerah wajib melakukan sosialisasi atau edukasi publik atau pemilih secara luas berkenaan pelayanan tersebut agar dapat kebutuhan informasi publik dapat terlayani dengan baik sesuai standar prosedur yang tepat. Menurutnya, arsip kepemiluan berkaitan hasil perolehan suara peserta Pemilu Serentak 2024 harus dijaga atau dikelola dengan profesional. Oleh karena itu, digitalisasi arsip kepemiluan harus dilakukan oleh KPU di daerah sebagaimana prosedur operasional standar retensi arsip. Idham juga menegaskan tentang pentingnya archival mindset sebagai basis profesionalisasi kepemimpinan melayani sesuai moto KPU. Dengan mindset tersebut, PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) diharapkan dapat meningkatkan pelayanan informasi publik terkait hasil perolehan suara Peserta Pemilu 2024. Selanjutnya tim KPU RI juga melakukan pemantauan gudang arsip yang ada di KPU Kota Tasikmalaya dan KPU Kabupaten Tasikmalaya Turut hadir Kepala Biro Teknis Penyelenggaraan Melgia Carolina Van Harling, Kepala Bagian Pemungutan, Penghitungan Suara, dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Andi Bagus Makkawaru beserta staf pendamping Sekretariat Jenderal KPU RI, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Teknis Penyelenggaraan Adie Saputro, Kepala Sub Bagian Hukum Hasanuddin Ismail beserta staf pendamping Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat.


Selengkapnya
65

Apel Rutin, Tekankan Soliditas dan Kesiapan Menghadapi Agenda Kelembagaan

BANDUNG – KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan apel rutin pada Senin (6/7/2026) di halaman Kantor KPU Provinsi Jawa Barat. Apel diikuti oleh jajaran pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Bagian Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Sutrisno, sementara pemimpin apel adalah Kepala Subbagian Sumber Daya Manusia, Norhina Kurniawaty. Adapun petugas apel berasal dari jajaran Bagian Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM. Dalam amanatnya, Sutrisno mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan kesiapan dalam mendukung berbagai agenda kelembagaan yang akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan. Ia menekankan pentingnya memberikan dukungan dari seluruh jajaran dalam menyukseskan setiap kegiatan yang melibatkan peserta dari internal maupun eksternal KPU. Sutrisno menyampaikan bahwa pada hari yang sama akan dilaksanakan Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026 di Ballroom Bale Agung Padjadjaran yang menghadirkan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat serta para pemangku kepentingan. Selain itu, pada Selasa (7/7/2026) dijadwalkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara KPU Provinsi Jawa Barat dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, yang juga diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat. Sehubungan dengan padatnya agenda tersebut, Sutrisno meminta seluruh jajaran untuk memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan, termasuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan terkait Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang akan digelar pada Rabu dan turut melibatkan KPU Kabupaten/Kota. Menutup amanatnya, Sutrisno mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjaga soliditas dan profesionalisme KPU Provinsi Jawa Barat sebagai lembaga penyelenggara pemilu.


Selengkapnya
90

KPU Jabar Pererat Kepedulian Sosial melalui Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim

BANDUNG – KPU Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim yang dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan kerja KPU se-Indonesia pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 1905/SDM.06.7-SD/03/2026 sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Di KPU Provinsi Jawa Barat, kegiatan dipusatkan di Ballroom Bale Agung Padjajaran, Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, mulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak 40 anak dari Yayasan Katresna hadir dalam kegiatan tersebut untuk mengikuti doa bersama dan menerima santunan. Acara dihadiri dan dibuka oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro, didampingi para pejabat manajerial, pejabat fungsional, serta seluruh jajaran pegawai Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.  Dalam sambutannya, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro, mengucapkan rasa syukur karena seluruh peserta dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada anak-anak dari Yayasan Katresna yang hadir dalam acara tersebut. "Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian KPU kepada sesama. Semoga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi ini terus terjaga serta menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan KPU," ujar Eko. Menurut Eko, kegiatan santunan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran KPU, mulai dari KPU RI, KPU Provinsi hingga KPU Kabupaten/Kota, merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang terus dijaga oleh keluarga besar KPU. Ia berharap tradisi baik tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya organisasi, tidak hanya saat ada instruksi dari KPU RI, tetapi juga pada berbagai momentum lainnya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.


Selengkapnya
🔊 Putar Suara