Berita Terkini

47

Perkuat Tata Kelola Keuangan melalui Sosialisasi PIPK 2026

BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Sosialisasi Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan (PIPK) Tahun 2026 dan Penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2026, yang dilaksanakan pada tanggal 15-16 Oktober 2026, secara luring dan daring di Ballroom Setia Permana, KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan kualitas pengendalian intern serta penyusunan laporan keuangan di lingkungan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Turut menghadiri, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ahmad Nur Hidayat, Anggota KPU, Adie Saputro, Sekretaris KPU Jawa Barat, Eko Iswantoro, serta pejabat manajerial, fungsional, dan jajaran KPU Jawa Barat. Acara diawali laporan penyelenggaraan oleh Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik, Noviansyah Adzany Akbar, dilanjutkan sambutan Ketua KPU Provinsi Jawa Barat dan arahan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, Ahmad Nur Hidayat menegaskan pentingnya keandalan, akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. “Keuangan yang dikelola oleh KPU bukanlah uang pribadi, melainkan uang negara. Oleh karena itu, penggunaannya harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tegasnya. Sementara itu, Adie Saputro menekankan bahwa PIPK bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dalam memperkuat tata kelola keuangan. Laporan keuangan harus disusun secara cermat, akurat, dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan para pemangku kepentingan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh KPPN Bandung I terkait isu aktual dan langkah penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III, serta Aklap KPU RI dari Biro Keuangan KPU RI mengenai PIPK dan penyusunan laporan PIPK yang dipandu oleh moderator, Karlina Sariningsih dan Yan Permana. Rangkaian kegiatan juga diisi diskusi, tanya jawab, dan pembahasan hasil rapat koordinasi penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2026 bersama Aklap KPU RI.


Selengkapnya
42

KPU Jabar Hadiri Dialog Buku Pemilu Orang Biasa

BANDUNG - Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Abdullah Sapi’i, menghadiri kegiatan Dialog Buku bertema “Pemilu Orang Biasa” yang diselenggarakan di Aula KPU Kota Bandung, Kamis (15/10/2026), secara hybrid. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-73 KPU RI. Dialog menghadirkan Dr. Anas Urbaningrum sebagai narasumber, dengan pemantik Dery Fitriadi Ginanjar, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UNISA Bandung; Ridha Taufik Rahman, akademisi UIN Bandung; serta Fajar Kurniawan Safrudin, Anggota KPU Kota Bandung.


Selengkapnya
36

Bedah Buku Sistem Pemilu Indonesia

TASIKMALAYA - KPU Kota Tasikmalaya menggelar bedah buku Sistem Pemilu Indonesia: Desain, Regulasi, dan Tata Kelola Penyelenggaraan untuk memperkuat literasi kepemiluan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemilu. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bagi penyelenggara dan masyarakat untuk memahami regulasi, desain sistem pemilu, serta tantangan pelaksanaannya, Rabu (14/10/2026) Ketua KPU Kota Tasikmalaya, Asep Rismawan, menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka bagi penyelenggara dan masyarakat umum. Diskusi ini diharapkan meningkatkan pemahaman hukum kepemiluan sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas kelembagaan. Anggota KPU Jabar, Adie Saputro, menekankan pentingnya literatur kepemiluan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme penyelenggara. Ia juga mengingatkan pentingnya keadilan pemilu, termasuk kesetaraan nilai suara setiap pemilih (one person, one vote, one value). Narasumber Teguh Anggoro menjelaskan bahwa desain sistem pemilu merupakan bentuk rekayasa politik yang perlu diselaraskan dengan sistem pemerintahan dan multipartai. Sinkronisasi regulasi pusat dan daerah diperlukan untuk mencegah perbedaan penafsiran serta menjamin kepastian hukum, terutama dalam tahapan verifikasi partai politik dan pencalonan. Sementara itu, akademisi sekaligus praktisi pengawasan, Rino Sundawa Putra, menyoroti pentingnya pengawasan di tingkat lokal untuk mencegah pelanggaran, termasuk politik uang. Ia juga menekankan perlunya penyelenggara yang independen dan adaptif terhadap dinamika sosial politik. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Tasikmalaya, Aliferi, menambahkan bahwa kajian ilmiah perlu diterapkan dalam setiap tahapan pemilu guna meminimalkan kesalahan prosedur dan menjamin hak pilih masyarakat. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi masukan bagi KPU Kota Tasikmalaya untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan kepercayaan publik.


Selengkapnya
84

Peluncuran E-Voting PRaBu di MAN 1 Cirebon

CIREBON - KPU Provinsi Jawa Barat hadiri peluncuran Pemilihan Raya Putih Biru dan Putih Abu-Abu (PRaBu) untuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS/OSIM melalui metode electronic voting (e-voting) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cirebon, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang digelar KPU Kabupaten Cirebon ini turut dihadiri Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Litbang, Abdullah Sapi’i, bersama Anggota KPU RI Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos. Pelaksanaan PRaBu menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan pemilih bagi generasi muda sekaligus mengenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam praktik demokrasi di lingkungan pendidikan. MAN 1 Cirebon dipilih sebagai lokasi percontohan (pilot project) dengan dukungan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) KPU RI. Pemilihan diikuti dua pasangan calon. Pasangan nomor urut 1, Nur Muchammad Faris dari kelas XI-2 dan Ahmad Haidar Daffa dari kelas XI-1, bersaing dengan pasangan nomor urut 2, Jihan Zumala Alvi dari kelas XI-5 dan Jasmine Selina Suandi dari kelas XI-12. Berdasarkan hasil pemungutan dan penghitungan suara, pasangan nomor urut 1 memperoleh 1.063 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 memperoleh 131 suara. Data pemilih yang disampaikan mencatat 1.229 pemilih, terdiri atas 439 laki-laki dan 791 perempuan. Melalui PRaBu, KPU Kabupaten Cirebon mendorong siswa untuk mengenal proses pemilihan yang demokratis, transparan, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran mengenai tanggung jawab, kejujuran, sportivitas, serta penghormatan terhadap hasil pemilihan. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini dan membangun generasi muda yang cerdas, berintegritas, serta siap berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi di masa mendatang. 


Selengkapnya
65

KPU Jabar Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Kelembagaan

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen tingkatkan kualitas tata kelola kelembagaan. Pada Rabu (14/10/2026), Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah, Sekretaris Eko Iswantoro, Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum Sophia Kurniasari Purba, serta Kabag Keuangan, Umum, dan Logistik Noviansyah Adzany Akbar ikuti "Tindak Lanjut Rapat Koordinasi Pengawasan dalam rangka Peningkatan dan Penguatan Kinerja Pengawasan serta Pengendalian di Lingkungan KPU" via Zoom Meeting. Agenda strategis ini turut dihadiri seluruh perwakilan KPU Provinsi dari seluruh Indonesia. Diawali sambutan Inspektur Utama KPU RI Wida Nurfaida, giat ini dibuka Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU RI Iffa Rosita. Iffa menegaskan pentingnya evaluasi berkala tiap bulan guna memastikan tuntasnya tindak lanjut temuan BPK, BPKP, dan APIP demi memperkuat integritas, akuntabilitas, serta efektivitas pengawasan. Lebih lanjut, Iffa menekankan optimalisasi SPIP, SPI, SAKIP, manajemen risiko, pengelolaan keuangan, produk hukum, hingga penanganan masalah hukum. Penguatan koordinasi dengan penegak hukum, pemda, dan kampus juga difokuskan untuk tingkatkan kualitas layanan publik, inovasi, tertib administrasi, dan mitigasi risiko menuju Pemilu 2029. Dalam kesempatan ini, disampaikan capaian impresif. Hasil sementara JDIH KPU se-Indonesia mencatat KPU Jabar raih 90 poin (hasil resmi rilis November/Desember 2026). Evaluasi SAKIP KPU Jabar juga sukses mendapat predikat BB, dan implementasi manajemen risiko tercatat menembus 90 persen. Acara ditutup dengan pesan penting Iffa Rosita yang mengingatkan kepada seluruh pimpinan untuk konsisten memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan tugas dan fungsi lembaga yang bersih, akuntabel serta penuh integritas tinggi.


Selengkapnya
52

Sasar Pemilih Buruh, KPU Jabar Gelar Coktas di Bekasi

BEKASI - Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, bersama Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik, Hari Nazarudin, serta perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat dalam rangka melaksanakan supervisi dan monitoring kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di kawasan industri Kabupaten Bekasi, Selasa (13/10/26) Dalam kegiatan tersebut, Ummi Wahyuni dan Hari Nazarudin didampingi oleh jajaran KPU Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan langsung ke PT Sebastian Jaya Metal, perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif, khususnya pembuatan suku cadang kendaraan roda dua dan roda empat. Menurut Ummi, kegiatan ini bertujuan untuk memvalidasi, mencocokkan, dan memperbarui data pemilih secara berkelanjutan, khususnya bagi karyawan dan buruh perusahaan di wilayah urban. Lebih lanjut, Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara penyelenggara pemilu dan para pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai salah satu upaya untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemilu. Sementara itu, Hari Nazarudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat peran perusahaan dalam mendukung proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, KPU juga memperoleh masukan dan perspektif baru dari pihak industri untuk penyelenggaraan pemilu mendatang. Perwakilan Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat, M. Ajie Raharjo, menyampaikan bahwa proses pemutakhiran data pemilih perlu terus dikawal bersama. Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap upaya KPU Provinsi Jawa Barat dalam menjaga kualitas data pemilih, khususnya di Kabupaten Bekasi. Langkah KPU ini mendapat respons positif dari PT Sebastian Jaya Metal. Perusahaan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kelancaran pendataan dan memastikan partisipasi karyawan dalam menyukseskan pemilu. 


Selengkapnya
🔊 Putar Suara