Berita Terkini

69

KPU Jawa Barat Ikuti Seminar International Womens Day 2026

BANDUNG – KPU Provinsi Jawa Barat mengikuti seminar International Women’s Day 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia melalui Zoom Meeting pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Perempuan Internasional 2026 dengan tema “Penguatan Peran Perempuan dalam Proses Elektoral sebagai Pilar Demokrasi yang Substantif.” Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong pemenuhan hak-hak perempuan dalam kehidupan politik dan demokrasi. Dalam seminar tersebut, KPU menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran perempuan dalam proses elektoral sebagai bagian penting dari pembangunan demokrasi yang lebih inklusif dan bermakna. Ketua KPU Republik Indonesia, Mochammad Afifuddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada berbagai pihak yang turut hadir dalam forum diskusi. Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, organisasi masyarakat sipil, partai politik, hingga jurnalis. Afifuddin menjelaskan bahwa salah satu program yang akan terus diperkuat oleh KPU pada tahun 2026 adalah pendidikan pemilih dan sosialisasi kepada kelompok sasaran (target group). Kelompok tersebut meliputi perempuan, kelompok marginal, masyarakat adat, serta penyandang disabilitas. Menurutnya, perjuangan untuk memenuhi hak perempuan dalam politik tidak dapat dilakukan oleh perempuan saja, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak, termasuk laki-laki. “Perjuangan pemenuhan hak perempuan dalam politik tidak mungkin hanya diperjuangkan oleh perempuan. Semua pihak harus terlibat, karena ini merupakan bagian dari upaya memperkuat demokrasi yang lebih bermakna,” ujar Afifuddin. Lebih lanjut, KPU menegaskan bahwa perempuan memiliki hak yang sama dalam tiga aspek penting dalam pemilu, yaitu right to vote (hak untuk memilih), right to be elected (hak untuk dipilih), dan right to be official (hak untuk menjadi penyelenggara pemilu). Ketiga hak tersebut merupakan hak fundamental yang tidak boleh dibatasi oleh perbedaan gender. Oleh karena itu, KPU mengajak seluruh pihak untuk terus mengawal penguatan partisipasi politik perempuan agar demokrasi yang inklusif dan berkeadilan dapat benar-benar terwujud. Dalam kesempatan tersebut, KPU juga mengingatkan bahwa masyarakat memiliki peran penting untuk terus mengawasi serta memberikan masukan kepada penyelenggara pemilu jika masih terdapat kekurangan dalam upaya memperjuangkan kesetaraan hak politik. “Jika ada kekurangan atau kelalaian dalam mengawal isu ini, kami mohon untuk diingatkan. Pemenuhan hak untuk memilih, dipilih, dan menjadi penyelenggara pemilu adalah hak dasar semua pihak, baik laki-laki maupun perempuan,” tutupnya.


Selengkapnya
66

Rakor Penyusunan Artikel Ilmiah dan Persiapan Simulasi Penataan Dapil

BANDUNG - KPU Provinsi melaksanakan Rapat Koordinasi Penyusunan Naskah Ilmiah Pengalaman Teknis Managerial Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 bersama KPU Kabupaten/Kota melalui saluran Zoom Meeting dari ruang Rapat KPU Provinsi Jawa Barat, Kamis (12/3/2026) Rakor ini membahas sejumlah agenda penting terkait kebijakan dan instruksi KPU RI. Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah penyusunan naskah ilmiah yang akan menjadi bagian dari buku yang direncanakan diterbitkan oleh KPU RI. Rakor dipimpin Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Adie Saputro bersama Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan dan Hukum, Sophia Kurniasari Purba, Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu Gemayel Paulus Aruan, dan Staf Sub Bagian Teknis Penyelenggaran Pemilu. Dalam sambutannya, Adie Saputro menyampaikan bahwa KPU RI berencana akan penyusunan buku yang berisi artikel ilmiah mengenai pengalaman teknis dan manajerial penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Artikel tersebut nantinya disusun oleh KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota untuk kemudian dilaporkan kepada KPU RI. “Pada bulan Ramadan hingga setelah Hari Raya Idulfitri, sekitar sampai bulan April sesuai jadwal yang telah ditentukan, kita diharapkan dapat merancang, merumuskan, dan menyusun karya tulis atau artikel ilmiah yang memuat pengalaman teknis dan manajerial selama pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024,” Ujar Adie. Ia menambahkan kegiatan penyusunan artikel ilmiah ini bukan hal baru bagi jajaran KPU. Pada tahun 2025, KPU Provinsi bersama beberapa KPU Kabupaten/Kota juga telah menyusun tulisan serupa dan bahkan mendapatkan penghargaan dari KPU RI. Oleh karena itu, diharapkan seluruh KPU Kabupaten/Kota dapat kembali berpartisipasi aktif dalam penyusunan artikel ilmiah kali ini. Dalam rakor ini juga disinggung beberapa dinamika penataan dapil, seperti potensi perubahan jumlah kursi DPRD di beberapa daerah yang dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah penduduk. Saat ini di Jawa Barat, baru tiga kabupaten yang memiliki kuota maksimal 55 kursi DPRD, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bekasi. Agenda lain yang turut dibahas dalam rapat adalah rencana simulasi penataan Daerah Pemilihan (dapil) yang akan dilaksanakan oleh KPU RI. Simulasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 80 Tahun 2022 yang mengembalikan kewenangan pengelolaan dapil kepada KPU, sambil menunggu revisi Undang-Undang Pemilu oleh pembentuk undang-undang.


Selengkapnya
377

22 Pejabat Manajerial Sekretariat KPU Jawa Barat Resmi Dilantik

BANDUNG – Sebanyak 22 pejabat manajerial di lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya pada Selasa (10/3/2026) pukul 20.30 WIB. Prosesi pelantikan dilaksanakan secara luring dan daring di Aula KPU Provinsi Jawa Barat, Bandung. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Nomor 422 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Manajerial di Lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan pelantikan dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ahmad Nur Hidayat, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik Hari Nazarudin, serta sejumlah pejabat di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro, yang sekaligus mengambil sumpah/janji para pejabat manajerial yang dilantik. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sumpah/janji jabatan oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat yang kemudian diikuti oleh para pejabat yang dilantik. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas oleh salah satu perwakilan pejabat yang dilantik, serta penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bentuk pengesahan dan komitmen dalam menjalankan tugas jabatan yang diemban. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua  dan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat di Aula KPU Provinsi Jawa Barat. Melalui pelantikan ini, diharapkan para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, serta berkontribusi dalam meningkatkan kinerja organisasi guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas di Provinsi Jawa Barat.


Selengkapnya
156

KPU Jawa Barat Ikuti FDT Persiapan Penataan Dapil Pemilu 2029

BANDUNG -  KPU Provinsi Jawa Barat mengikuti kegiatan Forum Diskusi Terpumpun (FDT) terkait persiapan penataan Daerah Pemilihan (dapil) dan alokasi kursi Pemilu 2029. Kegiatan yang diselenggarakan KPU Republik Indonesia ini dilaksanakan secara daring pada Senin (9/3/2026) dari Ruang Rapat Pleno KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan diikuti oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Barat, Adie Saputro, bersama Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, Sophia Kurniasari Purba, Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Gemayel Paulus Aruan, beserta jajaran staf teknis. Forum ini juga dihadiri oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU RI Idham Holik, serta jajaran pejabat dan staf KPU RI. Diskusi dipandu oleh Andi Krisna sebagai moderator. Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dr. Dede Yusuf Macan Effendi, akademisi UNUSIA Ahsanul Minan, serta perwakilan Perludem Heroik Mutaqin Pratama. Dalam diskusi disampaikan bahwa penyusunan dapil merupakan proses penataan wilayah dan alokasi kursi legislatif berdasarkan jumlah penduduk, sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2022 dengan berpedoman pada prinsip kesetaraan nilai suara, proporsionalitas, integralitas wilayah, kohesivitas, dan kesinambungan. Penataan dapil bertujuan memperkuat kedaulatan pemilih serta menjaga keseimbangan dan proporsionalitas alokasi kursi antardaerah pemilihan.


Selengkapnya
678

147 CPNS KPU Jabar Tampil Memukau di Seminar Rancangan Aktualisasi Latsar 2026

BANDUNG — Sebanyak 147 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari lingkungan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat menjalani Seminar Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang IV Angkatan XIII hingga XVI Tahun 2026 secara daring, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN Nasional (Puslatbang KSTAN) LAN RI di Jatinangor ini mencatat hasil penilaian yang menggembirakan. Tiga pejabat dan pegawai KPU Provinsi Jawa Barat dipercaya sebagai penguji, yakni Yunike Puspita, S.E., MBA., Kepala Bagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia; Norhina Kurniawaty, S.E., MM., Kepala Subbagian SDM; serta Ratih Kusumawati Werdani, S.H., MAP., Penata Kelola Pemilu Ahli Muda. Capaian nilai peserta menunjukkan hasil yang konsisten tinggi. Yunike Puspita yang menguji Angkatan XIII Kelompok 2 mencatat rentang nilai rata-rata 85,80 hingga 90,50 dengan skor indikator tertinggi mencapai 95. Norhina Kurniawaty pada Angkatan XVI Kelompok 1 meraih perolehan nilai paling merata di kisaran 89,40 hingga 90,00. Sementara Ratih Kusumawati Werdani pada Angkatan XV Kelompok 4 mencatat rentang 85,70 hingga 91,30 dengan skor tertinggi 92. Penilaian mencakup lima indikator utama: ketepatan rancangan aktualisasi, gagasan kreatif, tahapan rencana kegiatan, relevansi dengan agenda pembelajaran, serta teknik komunikasi. Para peserta mempresentasikan rancangan inovasi yang akan diterapkan di unit kerja masing-masing selama masa habituasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Latsar CPNS yang bertujuan membentuk ASN profesional, berintegritas, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK. Seminar Evaluasi Aktualisasi dijadwalkan berlangsung secara luring pada 19 Mei 2026 di Puslatbang KSTAN LAN RI Jatinangor.


Selengkapnya
184

Verifikasi dan Klarifikasi Calon PAW Anggota KPU Kota Bogor Periode 2023-2028

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Verifikasi dan Klarifikasi pemenuhan persyaratan Calon Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota KPU Kota Bogor Periode 2023–2028 pada Selasa (4/3/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Nomor 186/SDM.02.6-SD/04/2026 tanggal 25 Februari 2026 perihal Pemberitahuan Calon Pengganti Antarwaktu Anggota KPU Kota Bogor Provinsi Jawa Barat Periode 2023–2028. Adapun calon yang mengikuti proses verifikasi dan klarifikasi tersebut adalah Heru Fegian Arafat. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Pleno KPU Provinsi Jawa Barat. Proses verifikasi dan klarifikasi dipimpin langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, serta dihadiri oleh jajaran Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, yaitu Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik Hari Nazarudin, Kepala Divisi Data dan Informasi Ummi Wahyuni, Kepala Divisi SDM dan Litbang Abdullah Sapi’i, Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat Hedi Ardia, serta Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah. Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Adie Saputro turut mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting. Dari jajaran Sekretariat, hadir Kepala Bagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat dan SDM Yunike Puspita bersama Kepala Subbagian SDM Norhina Kurniawaty. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan administratif untuk memastikan terpenuhinya seluruh persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Selengkapnya