Berita Terkini

939

PENTINGNYA PENGAMANAN DI SEKRETARIAT KPU, KPU PROVINSI JAWA BARAT GELAR RAPAT KONSOLIDASI SISTEM PENGAMANAN DALAM

Bandung, jabar.kpu.go.id – Berdasarkan Keputusan Sekjen KPU RI  Nomor 979/HK.03.2-Kpt/04/SJ/VIII/2021 tentang Perubahan atas Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Nomor 888/HK.03.2-Kpt/04/SJ/VIII/2021 tentang Pakaian Dinas dan Kelengkapan Atribut Pejabat dan Pegawai Pada Unit Kerja yang Membidangi Pengamanan Dalam, Kehumasan, dan Protokol di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekratariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bahwa setiap sekretariat KPU harus meningkatkan disiplin, identitas, dan wibawa dalam rangka mewujudkan pelaksanaan tugas dan fungsi pengamanan dalam, kehumasan, dan protokol yang profesional, melayani, dan berintegritas. Seperti yang diungkapkan oleh Ashari, Kepala Bagian Keamanan KPU RI pada rapat konsolidasi sistem pengamanan dalam, Senin (4/4/22). Pada rapat yang digelar secara daring itu, Ashari mengungkapkan tugas bagian keamanan adalah melakukan penyiapan bahan penyusunan sistem, strategi dan pelaksanaan pengamanan pejabat, pegawai dan personel lainnya serta pengamanan ketertiban lingkungan kerja, peralatan, dokumen dan kantor di lingkungan kantor KPU. Selebihnya Ashari menjabarkan atribut kelengkapan dinas petugas keamanan sebagai identitas yang perlu dipatuhi. Senada dengan itu, Rifqi Ali Mubarok menyampaikan pada sambutannya upaya KPU RI ini akan semakin memperkuat sistem keamanan di KPU. Hal itu juga penting menjelang tahapan maupun pada saat tahapan pemilu berlangsung, keamanan harus ditingkatkan. Ia berharap tidak akan ada lagi kejadian seperti kehilangan perlengkapan atau logistik. “Baru dalam sejarah setelah Sekretarias Jenderal KPU RI dilantik keamanan lembaga menjadi salah satu upaya prioritas.” kata ketua KPU Provinsi Jawa Barat itu. Rapat yang dihadiri oleh Sekretaris dan Kepala Subbagian Umum di 27 KPU Kabupaten /Kota se-Jawa Barat ini menurut Rifqi menjadi langkah strategis untuk pemilu. Tugas bagian keamanan bertambah, diungkapnya dari sebelumnya hanya mengamankan lingkungan sekretariat KPU, saat ini tugas keamanan juga bertanggungjawab untuk mengamankan personil di KPU. Hadir juga memberikan statement Plt. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat Achmad Syaifudin Rahadian menyampaikan upaya meningkatkan kelengkapan atribut dan keamanan lembaga merupakan wujud dari menjaga marwah KPU. Pada penutupan acara rapat itu juga, Ia berharap akan lebih banyak lagi petugas keamanan yang tersertifikasi sehingga kualitas pengamanan juga meningkat. (Humas KPU Jabar Siho Ed. Ratih/Foto : Okky)


Selengkapnya
340

WEBINAR POLITIK ELEKTORAL DI JAWA BARAT BAHAS PROYEKSI PENYELENGGARAAN PEMILU SERENTAK NASIONAL 2024

Bandung, jabar.kpu.go.id - Mahasiswa sebagai penggerak perubahan menandai lahirnya reformasi. Seperti itu yang diungkap Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Idham Holik pada acara webinar. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring dengan tema proyeksi penyelenggaraan Pemilu 2024, prospek dan tantangan ditengah wacana penundaan Pemilu, Jumat (1/4/22). Ketua Wilayah Jawa Barat BEM RI, Altisan Sumampouw menyampaikan pada sambutannya kegiatan ini memberikan gambaran pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 di tengah pandemi dan maraknya isu penundaan pemilu. Altisan berharap informasi yang disampaikan terkait kepemiluan tersebut dapat menjadi informasi dan wawasan bagi mahasiswa yang hadir pada acara tersebut. Idham Holik menjelaskan bahwa setelah reformasi Undang-Undang Dasar 1945 mengalami amandemen yang keempat. Dalam UUD 1945 tersebut dijelaskan bahwa penyelenggaraan Pemilu dilaksanakan secara langsung dan diselenggarakan oleh KPU. “Artinya hadirnya KPU merupakan output dari reformasi politik Indonesia. Pada saat saya masih berstatus mahasiswa, saya memiliki beban moral dalam mengawal gerakan reformasi ini.” kata Idham. Oleh karena itu, Idham juga mengajak mahasiswa untuk mewujudkan Pemilu Serentak Tahun 2024 menjadi Pemilu yang lebih baik, berkualitas, dan berintegritas. Di acara yang sama, Saepudin Muhtar Dosen Universitas Djuana mengungkapkan optimisnya terhadap penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan nanti. Menurutnya, jika Pemilu dan Pemilihan ditunda akan ada kerumitan terjadi dari segi regulasi. Aspek politik yang dapat memengaruhi roda pergantian kepemimpinan ini ditunda, namun Dosen Universitas Djuanda ini mengungkap bahwa persiapan KPU dalam menyongsong pemilu dan pemilihan membuatnya yakin bahwa penyelenggaraan Pemilu akan tetap berlangsung. Pada sesi terakhir acara, Idham Holik memberikan pandangannya dan harapan untuk mahasiswa semakin memperkuat demokrasi. Karena menurutnya peran mahasiswa bisa menjadi motor penggerak perubahan. (Humas KPU Jabar Siho Ed. Ratih)


Selengkapnya
336

PENDIDIKAN PEMILIH TERUS GENCAR DILAKSANAKAN UPAYA MATANGKAN PERSIAPAN TAHAPAN

Kab. Sumedang, jabar.kpu.go.id – Banyak persiapan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Sumedang dalam melaksanakan pendidikan pemilih. Hal itu diungkap oleh Kepala Divisi Sosparmas saat kunjungan Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Sosialisasi, dan Hubungan Masyarakat berkunjung. Kegiatan pendidikan pemilih terus dilakukan untuk membangun pemikiran masyarkat yang siap berpartisipasi, Kamis (31/3/22). Beberapa kegiatan KPU Kabupaten Sumedang telah dijajaki dari lembaga hingga komunitas-komunitas. Sosialisasi pemungutan hari H pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 menjadi salah satu agenda penting. Diakui Mamay Siti MS masyarakat banyak yang belum tahu kapan hari pasti pemungutan suara. Sehingga sosialisasi harus menyasar hingga segmen pemilih pemula. Strategi dalam pelaksanaan pendidikan pemilih dan sosialisasi juga memperkuat agenda konsolidasi antara KPU dan lembaga terkait. Kerjasama yang baik dibangun untuk membentuk penguatan dan dukungan pelaksanaan kegiatan. “Pemilih pemula kita jadikan salah satu sasaran prioritas, karena suaranya akan banyak berpartisipasi.” kata Mamay. Ide-ide segar juga diungkap Mamay dalam menarik perhatian pemilih pemula. Penting dilakukan kegiatan yang sesuai dengan segmen pemilih, karena menjadi jalan efektif membangun pemahaman pemilih. Didukung oleh Sophia Kurniasari Purba, Kepala Bagian di KPU Provinsi Jawa Barat ini menyampaikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan KPU Kabupaten Sumedang menginspirasi. Selain itu, ia juga memastikan bahwa anggaran dalam pelaksanaan setiap kegiatan sudah sesuai dengan kebutuhan. Agar kegiatan terlaksana sesuai dengan sasaran dan mencapai tujuan yang diharapkan. (Humas KPU Jabar Siho/Ed.Ratih/foto : Evan)


Selengkapnya
266

CAPACITY BUILDING KPU KABUPATEN GARUT, IDHAM HADIR BAHAS TEKNIK KOMUNIKASI ORGANISASI YANG BAIK

Garut, jabar.kpu.go.id – KPU Kabupaten Garut gelar kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Capacity building yang mengusung tema meningkatkan soliditas, profesionalitas, dan integritas menghadapi tahapan pemilu tahun 2024. Hadir Idham Holik sebagai pembicara yang membahas komunikasi organisasi kelembagaan yang baik bagi komisioner dan pegawai dilingkungan sekretariat KPU Kabupaten Garut. Acara dilaksanakan di Kampung Sampireun, Rabu (30/3/22). Pada acara tersebut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat menyampaikan komunikasi sebagai landasan dasar untuk membangun kepercayaan baik dalam lingkungan internal maupun eksternal. KPU merupakan lembaga terbuka yang mempunyai salah satu sifat transparansi, melalui hal tersebut penting bagi penyelenggara pemilu memiliki kemampuan membangun komunikasi kepada publik dengan baik. “Sebagai prinsip dasar komunikasi, manusia tidak dapat tidak berkomunikasi. Jadi setiap saat kita menyampaikan pesan.” kata Idham Holik. Setiap individu membangun komunikasi setiap saat, bahkan hingga akhir hayat pesan itu dapat disampaikan. Menanamkan sikap rasa memiliki atau sanse of belonging sebagai penyelenggara pemilu menurut Idham itu penting. KPU memiliki filosofi keorganisasiaan yaitu collective collegial, sehingga dasar untuk membangun filosofi itu adalah komunikasi yang cerdas. Komunikasi yang cerdas ditandai dengan etika komunikasi. Bekerja sebagai penyelenggara pemilu harus dijadikan sebagai passion, karena kinerja penyelenggara pemilu yang baik diukur dari pelayanan. Perfektif publik dapat terbentuk dari kinerja pelayanan yang dapat dibentuk dari dua hal yaitu persfektif sistem dan persfektif fungsionalisme. Idham Holik berharap kinerja penyelenggara pemilu menuju tahapan pemilu tahun 2024 dapat membangun kepercayaan publik. Melalui sense of belonging akan terbentuk mindset. Menurutnya, mindset terbentuk dengan dua kategori yaitu fix mindset dan growth mindset. Sumber daya manusia yang baik akan terus berkembang ke arah kemajuan. (Humas KPU Jabar : Siho/Ed.Ratih)


Selengkapnya
624

Berkurang 437 Data Pemilih, KPU Kabupaten Pangandaran Tetapkan 322.199 Data Pemilih di Bulan Maret 2022

Pangandaran, kab-pangandaran.kpu.go.id. – KPU Kabupaten Pangandaran kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Periode Maret Tahun 2022. Rakor ini diselenggarakan di Aula Kantor KPU Kabupaten Pangandaran, pada Selasa, 29 Maret 2022 dihadiri oleh Ketua dan seluruh Anggota, jajaran kasubbag, staf PNS dan staf Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan KPU Kabupaten Pangandaran. Pada kesempatan rakor data pemilih ini turut mengundang stakeholders terkait diantaranya Bawaslu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta perwakilan Partai Politik se-Kabupaten Pangandaran. Selain itu, hadir pula Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Titik Nurhayati. Rapat koordinasi data pemilih ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Kegiatan rakor pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 20 huruf (l) yang menyebutkan bahwa KPU Kabupaten/Kota berkewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan perundang-undangan. Selain itu, ditekankan pula pada Pasal 7 Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan terkait tugas dan kewajiban KPU Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Rakor ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin. Dalam sambutannya, Muhtadin menyatakan bahwa  seluruh proses pemutakhiran data pemilih ini akan berhubungan langsung dengan tahapan Pemilu Serentak Tahun 2022 mendatang. Selanjutnya, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat juga berkesempatan untuk memberikan sambutan. “Sejak bulan November 2021, penyusunan data pemilih berkelanjutan telah berdasar kepada Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Amanat penting adalah dimaksimalkannya forum koordinasi di tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota untuk koordinasi data pemilih yang bertujuan untuk menyampaikan data faktual di masyarakat’, ujar Titik Nurhayati.  Selain itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan informasi KPU Kabupaten Pangandaran dalam sambutannya menyampaikan agar semua pihak berpartisipasi maupun memberikan masukan demi keakuratan data pemilih di lingkup wilayah Kabupaten Pangandaran. “Sampai saat ini, data pemilih tetap (DPT) lingkup Provinsi Jawa Barat berjumlah kurang lebih 34 juta, semoga kedepan dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024 berjalan lancar dan tidak ada permasalahan data pemilih”, ujar Titik Nurhayati. Hasil rapat koordinasi ini dituangkan dalam Berita Acara Nomor 11/PK.01/3218/2022 tentang Rapat Koordinasi Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2022 Periode Triwulan I tanggal 29 Maret 2022, dengan hasil data pemilih laki-laki berjumlah 159.823 (Seratus Lima Puluh Sembilan Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Tiga) pemilih, pemilih perempuan berjumlah 162.376 (Seratus Enam Puluh Dua Ribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Enam) pemilih, sehingga total pemilih sebanyak 322.199 (Tiga Ratus Dua Puluh Dua Ribu Seratus Sembilan Puluh Sembilan) yang tersebar di 10 (sepuluh) Kecamatan dan 93 desa se-Kabupaten Pangandaran.


Selengkapnya
331

IN HOUSE TRAINING KPU PROVINSI JAWA BARAT ERATKAN TALI SILATURAHMI

Bandung, jabar.kpu.go.id – KPU Provinsi Jawa Barat gelar in house training dengan tema peningkatan produktivitas kinerja di masa pandemi. Gelaran acara ini dihadiri oleh seluruh pegawai hingga pejabat yang pernah bertugas di KPU Provinsi Jawa Barat. Bertempat di Aula Setia Permadi, IHT kali ini berlangsung dengan membawa semangat untuk menyambut bulan ramadhan serta meningkatkan produktivitas di bulan puasa nanti, Selasa (29/3/22). Acara dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Provinsi Jawa Barat. Pada acara tersebut, Rifqi Alimubarok menyampaikan bahwa acara ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar pegawai KPU maupun dengan pejabat yang pernah bertugas di KPU Provinsi Jawa Barat. Silaturahmi ini penting untuk mengikat kebersamaan pegawai. Pada momentum menyambut bulan ramadhan IHT juga diharapkan membawa spirit meningkatkan kinerja disaat bulan ramadhan. Pada kesempatan yang sama, Ketua Divisi SDM dan Litbang, Undang Suryatna juga menegaskan bahwa IHT merupakan kegiatan yang perlu membawa semangat kerja agar lebih baik. Undang berharap kinerja ini dapat meningkatkan kualitas dalam bekerja, bekerja dengan kesungguhan, bekerja dengan kreatifitas, dan bekerja sebagai implementasi diri, menjelang tahapan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, pegawai KPU perlu mempersiapkan kinerja terbaik untuk melayani. Senada dengan Undang, Reza Alwan Sovnidar juga berpendapat bahwa pegawai KPU harus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat maupun stakeholder, partai politik, peserta pemilu, dan semua yang terlibat dalam kepemiluan. “Kita harus menegaskan komitmen kita untuk melayani. Kita harus proaktif melayani masyarakat. Intinya adalah pelayanan prima.” kata Ketua Divisi Hukum itu. Nina Yuningsih, Ketua Divisi Logistik juga hadir secara luring. Ia menyampaikan pesan bahwa setiap pegawai harus mengeluarkan kinerja terbaik untuk masyarakat. Pegawai KPU harus turut andil dalam melayani masyarakat secara optimal. Pada acara ini pula turut hadir Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat yang telah mengakhiri masa kerja pada tahun 2022 ini, yaitu Teppy W. Dharmawan secara daring. Pada momen yang sama juga KPU provinsi Jawa Barat juga berterima kasih kepada Idham Holik, serta beberapa pegawai baik purnabakti maupun pegawai DPK. (Humas KPU Jabar : Siho/Ed.Ratih)


Selengkapnya