KPU Jabar Fokus Penguatan Peningkatan Kapasitas SDM
BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Rapat Persiapan In House Training (IHT) yang diselenggarakan oleh Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Pelaksanaan rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan tujuan kegiatan IHT yang akan dilaksanakan secara berkala setiap dua minggu sekali, untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur KPU, baik Komisioner dan Sekretariat KPU, dengan konsep pelaksanaan sharing knowledge dengan tema yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat Abdullah Sapi'i, Ketua Divisi Data dan Informasi Ummi Wahyuni, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik Hari Nazarudin, Hedi Ardia Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Kepala Bagian Parmas dan SDM Yunike Puspita, serta Kepala Subbagian SDM Norhina Kurniawaty. Sementara Kadiv Sosdikilih Parmas, Hedi Ardia mengikuti melalui zoom meeting.
Ummi Wahyuni menyampaikan bahwa saat ini semakin banyak jajaran KPU di daerah yang berinisiatif melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kapasitas diri. Hal tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen KPU Provinsi Jawa Barat dalam menyiapkan sumber daya manusia yang andal dan optimal di 27 kabupaten/kota.
Sementara Abdullah Sapi'i menyoroti, konsistensi menjalankan peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan pimpinan serta KPU RI, termasuk dalam pelaksanaan rapat pleno dan apel.
“Kami juga terus melakukan pemantauan dan pembinaan, khususnya melalui berbagai program Divisi SDM, sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas jajaran KPU di 27 kabupaten dan kota,” tegasnya.
Di akhir rapat, Hari Nazarudin menambahkan bahwa rapat pleno harus dilaksanakan dengan baik karena merupakan forum penting untuk menegaskan kedisiplinan serta menyamakan pemahaman, termasuk dalam pengelolaan anggaran.