Berita Terkini

260

KPU Jabar Fokus Penguatan Peningkatan Kapasitas SDM

BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Rapat Persiapan In House Training (IHT) yang diselenggarakan oleh Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Pelaksanaan rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan tujuan kegiatan IHT yang akan dilaksanakan secara berkala setiap dua minggu sekali, untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur KPU, baik Komisioner dan Sekretariat KPU, dengan konsep pelaksanaan sharing knowledge dengan tema yang telah ditetapkan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat Abdullah Sapi'i, Ketua Divisi Data dan Informasi Ummi Wahyuni, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik Hari Nazarudin, Hedi Ardia Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Kepala Bagian Parmas dan SDM Yunike Puspita, serta Kepala Subbagian SDM Norhina Kurniawaty. Sementara Kadiv Sosdikilih Parmas, Hedi Ardia mengikuti melalui zoom meeting. Ummi Wahyuni menyampaikan bahwa saat ini semakin banyak jajaran KPU di daerah yang berinisiatif melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kapasitas diri. Hal tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen KPU Provinsi Jawa Barat dalam menyiapkan sumber daya manusia yang andal dan optimal di 27 kabupaten/kota. Sementara Abdullah Sapi'i menyoroti, konsistensi menjalankan peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan pimpinan serta KPU RI, termasuk dalam pelaksanaan rapat pleno dan apel.  “Kami juga terus melakukan pemantauan dan pembinaan, khususnya melalui berbagai program Divisi SDM, sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas jajaran KPU di 27 kabupaten dan kota,” tegasnya. Di akhir rapat, Hari Nazarudin menambahkan bahwa rapat pleno harus dilaksanakan dengan baik karena merupakan forum penting untuk menegaskan kedisiplinan serta menyamakan pemahaman, termasuk dalam pengelolaan anggaran.


Selengkapnya
194

KPU Jabar Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas

BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menggelar apel pagi sebagai langkah awal penguatan pembangunan Zona Integritas, Senin (19/01/2026), yang diikuti pimpinan, pejabat manajerial dan fungsional, serta seluruh pegawai. Apel dipimpin Kepala Sub Bagian Hukum Hasanuddin Ismail, dengan Pembina Apel Kadiv Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah. Dalam arahannya, Aneu menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh jajaran KPU dalam membangun Zona Integritas sebagai amanat bagi seluruh satuan kerja KPU di Indonesia. Ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pegawai, bukan hanya satu divisi, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menjaga integritas kelembagaan, khususnya menjelang penilaian Zona Integritas tahun 2027. "Pembangunan Zona Integritas harus menjadi komitmen bersama seluruh jajaran KPU Provinsi Jawa Barat, tidak hanya pada satu divisi, tetapi melibatkan seluruh pegawai untuk meningkatkan pelayanan publik, membangun kepercayaan masyarakat, dan memperkuat integritas kelembagaan", ujarnya. Fokus utama meliputi peningkatan pelayanan publik yang profesional dan non-diskriminatif, pencegahan korupsi, penguatan integritas internal, serta pelaksanaan reformasi birokrasi. Aneu juga mengingatkan agar praktik baik yang telah berjalan dipertahankan dan ditingkatkan, sementara kebiasaan kurang baik diperbaiki. Selain penguatan internal, perhatian diberikan pada program pendidikan pemilih, kegiatan eksternal, serta penguatan komunikasi dan media agar inovasi KPU Provinsi Jawa Barat dapat diketahui masyarakat. Menutup arahannya, Aneu berharap penyusunan rencana kerja dan aksi tahunan yang melibatkan seluruh unit kerja dapat segera dilakukan agar pembangunan Zona Integritas berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.


Selengkapnya
208

KPU Jawa Barat Tetapkan Dokumen Pendukung SPIP

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Pleno Pembahasan dan Penetapan Kartu Kendali serta Dokumen Pendukung Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Bulan Desember 2025, Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan seluruh unsur pengarah dan Satuan Tugas SPIP KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat manajerial, fungsional, dan jajaran pegawai di ligkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Pengarah Satuan Tugas SPIP, Ahmad Nur Hidayat. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pembahasan kartu kendali dan dokumen pendukung SPIP harus dilakukan secara substantif. Hal tersebut penting untuk memetakan risiko, memastikan konsistensi pelaksanaan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta membangun budaya sadar risiko di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Rapat dilanjutkan dengan penyampaian pandangan dan arahan dari jajaran pimpinan KPU Provinsi Jawa Barat, yakni Ketua Divisi SDM, Penelitian, dan Pengembangan Abdullah Sapi’i; Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Adie Saputro; Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ahmad Nur Hidayat; Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik Hari Nazarudin; Ketua Divisi Data dan Informasi Ummi Wahyuni; Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Hedi Ardia; serta Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah selaku Wakil Ketua Pengarah Satuan Tugas SPIP. Menutup kegiatan, Rapat pleno diakhiri dengan penandatanganan Laporan Hasil Pengisian Kartu Kendali SPIP Bulan Desember 2025 sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan sistem pengendalian intern di KPU Provinsi Jawa Barat.


Selengkapnya
239

Kunjungan LAN RI Bahas Pengembangan Kompetensi SDM Kepemiluan

BANDUNG - Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat, Abdullah Sapi’i, didampingi Kasubbag SDM Norhina Kurniawaty, menerima kunjungan Dr. Bayu Hikmat Purwana, M.Pd., Analis Kebijakan Ahli Madya Pusjar SK TASNAS LAN RI, di Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Selasa (13/1/2026). Kunjungan tersebut membahas pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) kepemiluan melalui Learning Management System (LMS) Kepemiluan Tahun 2025. Topik ini sebelumnya telah dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) di Provinsi Lampung pada 22 Desember 2025. Dalam diskusi tersebut, Bayu menyampaikan rencana Ketua Divisi SDM KPU RI terkait pentingnya pengembangan kompetensi SDM KPU, khususnya bagi komisioner pada masa non-tahapan. Pengembangan ini diarahkan agar selaras dengan sistem pengembangan kompetensi ASN yang dikelola Pusat Pengembangan SDM KPU RI melalui aplikasi SIMPEL. Pengembangan kompetensi SDM kepemiluan direncanakan dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota guna mewujudkan keseragaman dan peningkatan kapasitas berkelanjutan di seluruh jajaran KPU. Menanggapi hal tersebut, Abdullah Sapi’i menegaskan bahwa pengelolaan dan pengembangan SDM secara berkelanjutan menjadi kebutuhan penting bagi KPU Provinsi Jawa Barat. Ia menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tidak hanya melalui orientasi tugas di awal pelantikan, tetapi perlu dilakukan secara berkesinambungan selama lima tahun masa jabatan komisioner. Pengembangan kompetensi juga diharapkan dapat diterapkan kepada anggota badan adhoc pada pemilu sebelumnya yang berpotensi kembali bertugas pada pemilu mendatang. Sebagai bentuk komitmen KPU RI, direncanakan peluncuran Learning Management System Kepemiluan pada Februari 2026 di Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan kunjungan diakhiri dengan penyerahan buku “Di Balik Layar Pilkada Serentak 2024” oleh Abdullah Sapi’i kepada Bayu Hikmat Purwana sebagai kenang-kenangan.


Selengkapnya
476

KPU Jabar Fokus Program Prioritas Nasional dan Perencanaan 2026

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Pleno pada Senin, (12/1/2026), secara luring dan daring. Rapat dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat dan dihadiri oleh para Anggota KPU, Plh. Sekretaris, Pejabat Manajerial dan Pejabat Fungsional, serta jajaran sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat.  Ahmad Nur Hidayat dalam arahannya menyampaikan tiga program prioritas nasional sesuai arahan KPU RI, yaitu pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, pendidikan pemilih berkelanjutan, dan transformasi digital. Program-program tersebut menjadi landasan perencanaan kegiatan KPU Provinsi Jawa Barat tahun 2026. Rapat Pleno juga membahas persiapan agenda dan anggaran tahun 2026, realisasi anggaran tahun 2025 serta persiapan pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK RI. Sementara di bidang perencanaan dan logistik, KPU Provinsi Jawa Barat merencanakan sejumlah kegiatan strategis, antara lain rapat koordinasi untuk mendukung prioritas nasional, kerja sama antar lembaga dalam digitalisasi aset, serta peningkatan sarana dan prasarana perkantoran.  Sementara itu, di bidang pengawasan, rapat menekankan pentingnya penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Di bidang Teknis Penyelenggaraan, menyoroti pemutakhiran data kepengurusan dan keanggotaan partai politik semester II tahun 2025, serta pelaksanaan pergantian antar waktu (PAW) yang masih berjalan di beberapa kabupaten/kota. Selain itu, dibahas persiapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 dan penguatan integrasi sistem informasi Kepemiluan. Pada aspek SDM, KPU Provinsi Jawa Barat menyampaikan perkembangan kepegawaian, pelaksanaan latihan dasar CPNS yang dijadwalkan Januari 2026. Rapat juga membahas penguatan Zona Integritas melalui pengaturan kehadiran pegawai, optimalisasi PPID, dan peningkatan transparansi layanan informasi publik. Menutup rapat, Ahmad menegaskan pentingnya keterbukaan informasi, koordinasi antara pimpinan dan sekretariat, serta konsistensi pelaporan kegiatan KPU Kabupaten/Kota.


Selengkapnya
223

Penguatan Fondasi KPU Jabar Menuju Pemilu 2029

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan apel pagi awal tahun 2026 sebagai momentum refleksi dan penguatan kinerja organisasi, Senin (12/1/2026). Apel ini diikuti oleh jajaran pimpinan, pejabat manajerial dan fungsional, serta seluruh pegawai KPU Provinsi Jawa Barat. Bertindak sebagai Pembina Apel, Kadiv SDM dan Litbang, Abdullah Sapi'i, dan pemimpin apel Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Ramdani, serta petugas apel dari jajaran Sub Perencanaan, Data dan Informasi. Dalam arahannya, Abdullah Sapi'i menyampaikan bahwa pergantian tahun harus dimaknai sebagai proses perbaikan yang berkelanjutan, baik secara individu maupun kelembagaan. “Tahun 2026 harus kita maknai sebagai momentum untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap berbagai permasalahan yang muncul pada tahun sebelumnya. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan ke depan harus lebih baik dari hari ini,” ujarnya. Lebih lanjut ia menegaskan bahwa tantangan ke depan tidak akan semakin ringan. Dalam hitungan tahun, KPU akan mulai memasuki tahapan-tahapan Pemilu berikutnya. Oleh karena itu, pada masa non-tahapan ini KPU Provinsi Jawa Barat perlu fokus pada penguatan fondasi kelembagaan, pembenahan tata kelola, serta peningkatan kualitas dan keterpaduan sistem kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penguatan tersebut diharapkan mampu menjadi bekal penting dalam menyongsong pelaksanaan tahapan Pemilu 2029, agar dapat berjalan lebih baik dibandingkan Pemilu sebelumnya.  Menutup amanatnya, Abdullah Sapi'i mengingatkan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan budaya saling mengingatkan dalam organisasi. Mengacu pada nilai-nilai keagamaan, seluruh jajaran diharapkan dapat saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran sebagai bagian dari upaya perbaikan diri dan penguatan lembaga. “Budaya saling mengingatkan dan saling menguatkan harus terus kita bangun, baik sebagai individu maupun sebagai organisasi, agar KPU Provinsi Jawa Barat dapat menjadi lembaga yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya publik,” tandasnya.


Selengkapnya