Penguatan Fondasi KPU Jabar Menuju Pemilu 2029

BANDUNG - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan apel pagi awal tahun 2026 sebagai momentum refleksi dan penguatan kinerja organisasi, Senin (12/1/2026). Apel ini diikuti oleh jajaran pimpinan, pejabat manajerial dan fungsional, serta seluruh pegawai KPU Provinsi Jawa Barat.

Bertindak sebagai Pembina Apel, Kadiv SDM dan Litbang, Abdullah Sapi'i, dan pemimpin apel Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Ramdani, serta petugas apel dari jajaran Sub Perencanaan, Data dan Informasi.

Dalam arahannya, Abdullah Sapi'i menyampaikan bahwa pergantian tahun harus dimaknai sebagai proses perbaikan yang berkelanjutan, baik secara individu maupun kelembagaan.

“Tahun 2026 harus kita maknai sebagai momentum untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap berbagai permasalahan yang muncul pada tahun sebelumnya. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan ke depan harus lebih baik dari hari ini,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa tantangan ke depan tidak akan semakin ringan. Dalam hitungan tahun, KPU akan mulai memasuki tahapan-tahapan Pemilu berikutnya. Oleh karena itu, pada masa non-tahapan ini KPU Provinsi Jawa Barat perlu fokus pada penguatan fondasi kelembagaan, pembenahan tata kelola, serta peningkatan kualitas dan keterpaduan sistem kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penguatan tersebut diharapkan mampu menjadi bekal penting dalam menyongsong pelaksanaan tahapan Pemilu 2029, agar dapat berjalan lebih baik dibandingkan Pemilu sebelumnya. 

Menutup amanatnya, Abdullah Sapi'i mengingatkan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan budaya saling mengingatkan dalam organisasi. Mengacu pada nilai-nilai keagamaan, seluruh jajaran diharapkan dapat saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran sebagai bagian dari upaya perbaikan diri dan penguatan lembaga.

“Budaya saling mengingatkan dan saling menguatkan harus terus kita bangun, baik sebagai individu maupun sebagai organisasi, agar KPU Provinsi Jawa Barat dapat menjadi lembaga yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya publik,” tandasnya.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 185 Kali.