Berita Terkini

136

JELANG PILKADA SERENTAK 2024, POLDA JABAR GELAR SIMULASI SISTEM PENGAMANAN KOTA

Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Achmad Syaifudin Rahadhian menghadiri kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Praja Lodaya 2024 bertempat di Lapang Satuan Brimob Polda Jabar Jl. Kolonel Ahmad Syam No. 216 Cikeruh Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (13/08/2024) Sispamkota diselenggarakan dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Gubernur Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Mohammad Fadjar, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, 27 Kapolres/Kapolresta se-Jawa Barat, Danrem dan Dandim di Wilayah Hukum Jawa Barat, Kasdam dan Jajaran Pejabat Kodam III/Siliwangi, Kajati Jabar, Pengadilan Tinggi Jabar, Kepala BIN, Ketua Bawaslu dan Jajaran SKPD di lingkungan Pemprov Jabar.  Kegiatan ini diawali dengan parade pasukan dan kendaraan taktis militer, defile dan peragaan tahapan Simulasi Sispamkota yang melibatkan personel dari TNI Polri, petugas KPU Provinsi Jawa Barat, Petugas Satpol PP, Dishub, Damkar dan masyarakat. Pelaksanaan Sispamkota yang digelar pada acara tersebut merupakan bentuk dukungan sinergitas bersama TNI Polri dan Stakholder melalui pengamanan dan kesiapan menyongsong pelaksanaan Pilkada 2024 di Jawa Barat. Dalam simulasi tersebut ditampilkan gelar pengamanan kampanye bersama pasukan TNI Polri hingga simulasi antisipasi aksi yang bersifat anarkistis.  Turut mendampingi Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Kepala Sub Bagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Chaeruman Setia Nugraha, serta Jajaran pasukan Jagatsaksana KPU Provinsi Jawa Barat, KPU Kab. Sumedang dan KPU Kab. Bandung Barat yang ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan simulasi Sispamkota tersebut. Edwin M Priyatna Humas KPU Provinsi Jawa Barat  


Selengkapnya
166

KPU JABAR: TARGET MENAIKAN TINGKAT PARTISIPASI PEMILIH PILKADA 2024, BANGUN SINERGI DARI SELURUH STAKEHOLDER

Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni didampingi Kepala Bagian Hukum dan SDM Yunike Puspita menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Lodaya 2024 dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Hukum Polda Jabar yang bertempat di Aula Ditlantas Polda Jabar, Senin (12/08/2024)  Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Indonesia, mencapai 35.714.901 pemilih dengan 27 kabupaten/kota, 627 kecamatan, 5.957 desa/kelurahan, dan 140.457 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Oleh karena itu, kerja sama dengan instansi terkait, terutama TNI dan Polri, sangat diperlukan untuk menjamin kelancaran Pemilu 2024. Dalam pemaparannya Ketua KPU menyampaikan bahwa, "KPU sangat berterimakasih kepada seluruh stakeholder atas pelaksanaan Pemilu 2024 di Jawa Barat dapat berjalan lancar dan sukses. Kami pun sangat menyadari bahwa semua ini adalah bantuan dan kerja sama yang erat antara TNI Polri, dan seluruh perangkat daerah sangat penting dilakukan, katanya.  Dilihat dari tingkat partisipasi pemilih di Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2024 meningkat dari Pemilu 2019. Kami sangat mengapresiasi, bentuk sinergi yang luar biasa bagaimana TNI Polri, dan Pemrov Jabar yang luar biasa mensuport KPU Provinsi Jawa Barat. Pilkada serentak 2024 tahun ini kami menargetkan minimal 80% masyarakat Jawa Barat datang ke TPS ditanggal 27 November 2024. Ini pekerjaan yang tidaklah ringan kalau kami harus bergerak sendiri, hal tersebut sangat dibutuhkan bantuan dan kerjasama yang erat dari seluruh stakeholder. Hadir dalam Rakor tersebut Pj. Gubernur Jawa Barat, Kapolda, Wakapolda dan Jajaran PJU Polda Jabar, Pangdam III/ Siliwangi, Kasdam dan Jajaran Pejabat Kodam III/Siliwangi, Danrem dan Dandim di Wilayah Hukum Jabar, Kajati Jabar, Pengadilan Tinggi Jabar, Kepala BIN, Ketua Bawaslu dan Jajaran SKPD di lingkungan Pemprov Jabar. Edwin M Priyatna Humas KPU Provinsi Jawa Barat


Selengkapnya
144

TAYANG PERDANA: "TEPATLAH JANJI" RAIH PARTISIPASI PEMILIH DALAM PILKADA SERENTAK 2024

KPU kembali menayangkan film "Tepatilah Janji" setelah sebelumnya menayangkan sequel "Kejarlah Janji" yang merupakan film besutan sutradara Garin Nugroho ini sering mengeksplorasi tema sosial dan politik yang disuguhkan ringan bergenre drama komedi dalam karyanya; setidaknya bukan sekedar tontonan biasa namun sebagai upaya KPU dalam mensosialisasikan menyongsong pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Acara Gala Premier Film Pilkada "Tepatilah Janji" yang ditayangkan perdana pada Jumat malam, 9 Agustus 2024, di Studio XXI Epicentrum (Kawasan Rasuna Epicentrum, Setiabudi, Jakarta Selatan) mengundang Ketua KPU Provinsi/KIP Aceh, Anggota KPU Provinsi/KIP Aceh yang membidangi Divisi Sosdiklihparmas, dan Sekretaris KPU Provinsi/KIP Aceh se-Indonesia. Hadir menyaksikan memutaran film perdana yang diselenggarakan KPU RI tersebut, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, Ketua Divisi Sosdiklihparmas Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia, dan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Achmad Syaifudin Rahadhian. Film "Tepatilah Janji" sebagai sarana media sosialisasi dengan unsur pendekatan budaya kepada masyarakat sebagai bentuk penyampaian edukasi politik jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Diharapkan dengan mengorbitnya film tersebut dapat membangun kesadaran masyarakat serta menyampaikan pesan positif dalam menyongsong pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024 dengan riang gembira serta meraih partisipasi pemilih di tengah masyarakat.   Edwin M Priyatna Humas KPU Provinsi Jawa Barat


Selengkapnya
143

KPU JABAR BERSIHKAN DATA GANDA

BANDUNG – KPU Jabar menemukan data pemilih ganda tingkat nasional (antar provinsi) sebanyak 122.360 pemilih dan tingkat Jawa Barat (antar kabupaten/kota di Jawa Barat) sejumlah 85.155 pemilih. Ditargetkan semua data ganda tersebut bersih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada serentak 2024. Seperti diketahui, saat ini penyelenggara pemilu tengah melakukan tahapan Pilkada 2024 yakni Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran tingkat kelurahan/desa yang sudah dilaksanakan pada 1-3 Agustus 2024, sedangkan rekapitulasi tingkat kecamatan pada 5-7 Agustus 2024, penetapan DPS tingkat kota/kabupaten pada 9-11 Agustus 2024 dan tingkat provinsi 15 Agustus 2024 mendatang. Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Jabar Ahmad Nur Hidayat mengatakan, selama lima hari terakhir pihaknya telah menuntaskan 94.529 pemilih ganda. Tinggal tersisa sebanyak 27.840 pemilih. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, pihaknya akan mengoptimalkan keberadaan PPK dan PPS. “Kami sedang melakukan percepatan dengan melibatkan PPK maupun PPS di tingkat KPU Kabupaten/Kota, mudah-mudahan bisa terselesaikan hari ini (Jumat),” kata Ahmad dalam siaran persnya, Jumat (9/8/2024). Dijelaskan Ahmad, pengecekan data ganda memakan waktu lebih lama karena Jawa Barat memiliki data ganda terbanyak se-Indonesia dan harus dilakukan komparasi dengan Provinsi lain se-Indonesia karena untuk memenuhi unsur pemilih memenuhi syarat harus ada bukti KTP atau Kartu Keluarga terbaru.  Ketika ditemukan kegandaan pemilih di Jawa Barat versus provinsi di luar Jabar, maka saling mengecek keberadaannya. Bila data terbarunya keberadaan pemilih tersebut ada di Jabar, maka di provinsi lain dicoret dengan keterangan tidak memenuhi syarat (TMS).  “Belum lagi NIK berbeda namanya sama. KPU Kabupaten/Kota harus mengecek status perekaman terbaru, pengecekan nama orang tua, pengecekan nama anggota keluarga, dan jika ternyata ganda salah satu akan dinonaktifkan,” ujarnya. Sedangkan mengenai data orang yang telah meninggal dunia memang diakuinya belum bisa dihapus, terkecuali pihak keluarga menginformasikan akta kematian atau surat keterangan dari Lurah/Kades yang menerangkan bahwa pemilih dalam lingkup kelurahan atau desa telah meninggal dunia. “Data pemilih berjenjang dari mulai rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan/desa, kecamatan, kabupaten/kota, hingga tingkat provinsi,” pungkasnya.   Hedi Ardia Humas KPU Provinsi Jawa Barat


Selengkapnya
190

PENYANDANG DISABILITAS DALAM KONTESTASI PILKADA SERENTAK 2024 DI JAWA BARAT

Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik, Hari Nazarudin menghadiri Acara Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara Kepada Kelompok Pemilih Strategis di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Pada Pemilu Serentak Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia, bertempat di Lembang Asri Resort, Kabupaten Bandung Barat. Rabu (7/8/2024) Hari Nazarudin dalam sambutannya sekaligus membuka acara Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih tersebut mengatakan "Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat tinggal 112 hari lagi, KPU sebagai penyelenggaraan Pemilu tidak lepas dari peranan partisipasi masyarakat. Pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung serentak di tahun 2024 merupakan moment bersejarah bagi bangsa Indonesia, setelah pelaksanaan Pemilu 2024 yang lalu sukses terlaksana. Diharapkan sosialisasi dapat memberikan manfaat edukasi terkait tahapan menjelang pelaksannaan Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat". ungkapnya. Penyelenggaraan pemilihan umum yang berkualitas diperlukan dukungan partisipasi masyarakat sebagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan negara dengan iklim demokratis. Peranan semua segmen dalam Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat sangat penting termasuk diantaranya memberikan hak memilih dan dipilih bagi penyandang disabilitas, sehingga KPU perlu mengakomodir hal tersebut. Acara Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara Kepada Kelompok Pemilih Strategis di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Pada Pemilu Serentak Tahun 2024 dihadiri oleh Inna Nasyiata Laili (Kepala Subbagian Tata Penyiapan dan Pengelolaan Materi Pendidikan Pemilih, Bagian Pendidikan Pemilih, Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, KPU RI), Ketua dan Anggota Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bandung Barat, Sekretaris beserta jajaran sekretariat KPU Bandung Barat, Komunitas Disabilitas dan Partai Politik di Kabupaten Bandung Barat. Acara Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara Kepada Kelompok Pemilih Strategis tersebut dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan pemateri Iing Nurdin, Drs., M.Si dari FISIP Unjani, Aryani Soekanwo (Pendiri Pertuni), dan Anggota KPU Kabupaten Bandung Barat, Dedi Firman Rosadi yang dimoderatori oleh Yuningsih Mulyani.   Edwin M Priyatna Humas KPU Provinsi Jawa Barat


Selengkapnya
237

KPU JABAR RAIH PENGHARGAAAN KONTEN MEDSOS PILKADA KPU PROVINSI TERBAIK 2024

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat menghadiri undangan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pertisipasi Masyarakat yang dilaksanakan di Vasa Hotel Surabaya, Jawa Timur dari tanggal dari 4 s.d. 5 Agustus 2024.  Acara Rakornas ini diselenggarakan dalam rangka mensukseskan pemilihan kepala daerah serentak nasional tahun 2024. Hadir dalam acara tersebut Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia. Puncak acara Rakornas yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia menggelar Penganugerahan Parhumas 2024. Penghargaan ini merupakan pemberian apresiasi kepada KPU Provinsi/KIP Aceh serta KPU/KIP Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Dalam momen penganugerahan itu Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Provinsi Jawa Barat menerima Penghargaan dari KPU RI atas terpilihnya KPU Jawa Barat meraih Juara III kategori Konten Medsos Pilkada KPU Provinsi Terbaik Tahun 2024, yang merupakan bentuk apresiasi atas upaya yang dilakukan dalam bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024.  Dengan penghargaan yang diraih KPU Jawa Barat saat ini, diharapkan langkah kedepan akan menjadi motivasi dan lebih baik lagi untuk meningkatkan peranan Sosdiklih Parmas dalam memberikan informasi pendidikan kepemiluan kepada masyarakat mengenai proses demokrasi di wilayah Jawa Barat. Edwin M Priyatna Humas KPU Provinsi Jawa Barat


Selengkapnya