Berita Terkini

402

PASANGAN AHMAD SYAIKHU-ILHAM HABIBIE RESMI DAFTAR KE KPU JABAR

Pasangan yang diusung PKS, NasDem dan PPP, yakni Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Kamis (29/8/2024). Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar ini tiba di Kantor KPU Jabar sekitar pukul 10.20 WIB, yang diikuti oleh iring-iringan para pendukung. Sesampainya di Kantor KPU Jabar, pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie kemudian disambut dengan tarian tradisional "Lengser" sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal. Setelah itu, mereka berjalan kaki menuju lobby utama KPU Jabar. Pendaftaran dimulai dengan prosesi pengalungan kain batik khas Jabar kepada bakal pasangan calon oleh Sekretaris KPU Jabar, Achmad Syaifudin Rahadhian.  Setelah itu, mereka melakukan registrasi di lobby utama dan memasuki Aula yang disambut oleh para komisioner KPU Jabar. Selanjutnya acara secara resmi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya siap menyelenggarakan Pilkada dengan aman dan lancar.  “Dengan jumlah pemilih terbesar se-Indonesia, hampir 36 juta orang, KPU Jawa Barat berkomitmen untuk menjalankan pemilu yang gemilang sesuai dengan tagline "Gembira Memilih Langsung" (GEMILANG),” ujarnya. Selanjutnya, Ketua Tim Pemenangan yang juga mantan Gubernur Jabar dua periode, Ahmad Heryawan, mewakili partai pengusul memberikan sambutan. Calon Gubernur Jabar, Ahmad Syaikhu, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KPU Jabar atas sambutan hangatnya.  Ia juga berharap agar Pilkada kali ini dapat berlangsung dengan damai dan demokratis, serta menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan bermartabat.  "Mari kita pastikan bahwa siapapun yang terpilih nanti, dengan dukungan penuh dari warga Jawa Barat, akan membawa provinsi ini ke arah yang lebih maju," ucapnya. Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Jabar, Ilham Habibie menambahkan bahwa pasangan ASIH memiliki visi untuk menjadikan Jabar sebagai provinsi yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.  "Kita perlu memadukan iman dan takwa (IMTAQ) dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk memajukan Jawa Barat," ujarnya. Kemudian, acara ini diakhiri dengan saling bertukar cinderamata antara KPU Jabar dan pasangan calon, serta sesi foto bersama dan press conference.  Bakal Pasangan calon kemudian melanjutkan kegiatan mereka dengan wawancara di ruang podcast KPU Jabar sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.


Selengkapnya
138

TERIMA PENDAFTAR KEDUA, KPU JABAR AGENDAKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI RSHS BANDUNG

Hari terakhir pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, KPU Jabar menerima pendaftaran dari pasangan Achmad Syaikhu dan Ilham Habibie pada Kamis (29/8/2024). Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni menyambut kehadiran pasangan Achmad Syaikhu dan Ilham Habibie di Aula Kantor KPU. “Selamat datang di Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, hari ini sesuai dengan PKPU No.2 Tahun 2024 pada tanggal 27-29 Agustus hari ini kami menerima pendaftaran sampai pukul 23.59, kemudian secara administratif hari ini penilaian nya hanya lengkap dan tidak lengkap,” ungkap Ummi, Kamis (29/8/2024). Ummi Wahyuni menyatakan berkas pendaftaran pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Achmad Syaiku dan Ilham Habibie telah diterima secara lengkap.  “Barusan terkonfirmasi dari temen-temen kesekretariatan yang berkoordinasi dengan teman-teman LO, pasangan ini dinyatakan lengkap dokumen nya,” ujarnya. Selanjutnya, Ummi menyampaikan terkait agenda berikutnya yakni verifikasi administrasi dan pemeriksaan kesehatan.  “Nanti izinkan kami untuk melanjutkan verifikasi administrasi, kemudian besok akan dilanjutkan pada tanggal 30-31 Agustus, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan,” katanya. KPU Jabar telah menunjuk Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar. Perlu diketahui, Sebagai daerah yang memiliki jumlah pemilih terbesar se-Indonesia hampir 36 juta pemilih di Jawa Barat. Hari ini Jabar hampir punya 74 ribu TPS. “Kita tau Jabar memiliki keanekaragaman budaya, suku dan luas geografis yang sangat besar,” katanya. Maka, KPU Jabar mengajak masyarakat untuk kembali bersama-sama melaksanakan Pilkada secara gemilang sesuai tagline Gembira Memilih Langsung. “Mari datang ke TPS dengan gembira dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilihan di Pilkada 2024 mendatang,” tutupnya.


Selengkapnya
151

KPU JABAR: ADA DUA PASANGAN YANG BAKAL DAFTAR DI HARI TERAKHIR

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024 terkait dengan program dan jadwal, tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024 adalah waktu dimana pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni mengatakan sebelum penutupan masa pendaftaran, ada dua pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat rencananya akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, pada Kamis (29/8/2024). "Kemarin, kami sudah menerima satu calon, masih ada dua partai lagi yang akan datang tetapi kami belum menerima permohonan secara resminya," kata Ummi di KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Rabu (28/8/2024). Ummi mengimbau 2 pasangan calon tersebut dengan partai pengusung bisa mengatur jadwal agar tidak terlalu mepet ke batas akhir pendaftaran yakni pukul 23.59 WIB.  "Tetapi kami selalu mengimbau dan hari ini kami sudah berkoordinasi dengan para LO partai politik untuk tidak datang dipenghujung hari walaupun waktunya sampai pukul 23.59 WIB," tuturnya. Ummi juga meminta pasangan calon dan partai pengusung yang akan mendaftar besok untuk mengkoordinasikan waktu untuk menghindari terjadinya bentrokan jadwal dan pengamanan.  "Kalau datangnya kami hari ini sedang menyesuaikan, diatur waktunya agar tidak bentrok. Karena ini terkait dengan proses pengamanan," ujarnya. Namun, dia memastikan tidak akan ada bentrok pendaftaran mengingat masa akhir pendaftaran ditutup tengah malam. Adapun kedua pasangan tersebut, yakni koalisi PKS bersama Nasdem yang mengusung Akhmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie. Sedangkan poros lainnya, PDI Perjuangan dan PKB belum secara resmi mengumumkan pasangan calon yang akan diusung. Baru tersiar kabar Ono Surono-Acep Adang Ruhiat. Sementara itu, pasangan yang telah mendaftarkan diri yaitu Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yakni Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat dan PSI serta didukung 9 partai non parlemen (Hanura, Gelora, Garuda, PKN, Partai Buruh, PRIMA, Perindo, PBB dan Partai Ummat).


Selengkapnya
217

DEDI MULYADI DAN ERWAN SETIAWAN PESERTA PERTAMA DAFTAR CAGUB DAN CAWAGUB KE KANTOR KPU JABAR

KPU Provinsi Jawa Barat menerima kedatangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan mendaftar sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024 di hari pertama. Keduanya tiba di Kantor KPU Jawa Barat pada pukul 13.35 WIB dan diterima oleh Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni beserta jajaran pimpinan Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat bertempat di Aula Setia Permana, Selasa (27/08/2024) Dedi dan Erwan datang dengan menunggang kuda hias diikuti oleh para relawan pendukung dan partai pengusung bergerak menuju Kantor KPU Jawa Barat dari stadion sidolig dengan iring-iringan rombongan kirab budaya. Dalam sambutannya, Ummi Wahyuni mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua pasangan calon yang baru tiba di Kantor KPU Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan hasil PKPU nomor 2 tahun 2024, tahapan pendaftaran bakal calon kepala daerah telah resmi dibuka hari ini. Menurutnya, berkas dokumen pencalonan secara administratif yang diterima penilaiannya akan lanjutkan ke proses verifikasi untuk memastikan kesesuaian dokumen", ucapnya. Dedi Mulyadi saat konferensi pers mengungkapkan permohonan maafnya kepada masyarakat disekitar jalur stadion sidolig ke Jalan Laswi sehingga terjadi kemacetan karena iring-iringan rombongan menuju kantor KPU Jawa Barat.  "Dampaknya, para sopir angkot dan bus kota, juga para karyawan yang pulang dari tempat kerjanya, harus terjebak kemacetan", ucapnya. Pendaftaran pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan berakhir hingga pukul 19.30 WIB dengan proses tahapan verifikasi dokumen dinyatakan lengkap.


Selengkapnya
110

PETUGAS TNI DAN POLRI DISIAGAKAN DALAM PELAKSANAAN PENDAFTARAN BAKAL CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JABAR

Hari pertama dibukanya pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, petugas gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan prosesi pendaftaran disekitar Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Selasa (27/08/2024) Melalui penerbitan surat ijin resmi, Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Stakeholder terkait pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dari tanggal 27 Agustus sampai 29 Agustus 2024. Permohonan maaf juga disampaikan kepada warga sekitar di lingkungan kantor KPU Jabar atas terhambatnya aktivitas mereka selama proses pelaksanaan. Dari pemantauan lokasi kegiatan di kantor KPU Jawa Barat, sejumlah personil TNI dan Polri telah disiagakan untuk mengamankan jalur strategis yang akan dilalui oleh rombongan pasangan calon. Sejumlah titik pengamanan mulai dari akses jalur masuk ke Jalan Garut 11 hingga pengamaan dalam kantor KPU telah disiagakan. Personil Brimob Polda Jabar dan petugas Jagat Saksana nampak telah bersiaga di depan gerbang utama kantor sejak pagi hari menjelang persiapan pengamanan kegiatan berlangsung.


Selengkapnya
165

TINGKATKAN KAPASITAS SDM HADAPI PILKADA SERENTAK 2024

KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pembinaan dan Penguatan Kapasitas SDM Badan Adhoc Pilkada 2024 dan Disiplin Pegawai yang diselenggarakan di Aula Setia Permana KPU Provinsi Jawa Barat, Selasa (13/8/2024). KPU Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan Pilgub Jabar dan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota di 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Di bulan Agustus ini pula ada dua momentum yang sangat penting, KPU Jawa Barat di tanggal 15 Agustus 2024 akan melakukan penetapan DPS berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan oleh 27 satker KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan tanggal 27-29 Agustus 2024 jajaran KPU di Jawa Barat akan melakukan tahapan penerimaan pasangan calon Kepala Daerah. Kegiatan Bimtek dibuka oleh ketua KPU Provinsi Jawa Barat, dalam arahannya Ummi mengajak seluruh KPU Kabupaten/kota, baik jajaran Komisioner dan Sekretariat dan seluruh staff di Kabupaten/Kota untuk lebih meningkatkan kembali kinerja yang terbaik. Karena KPU merupakan kelembagaan yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan calon-calon kepala daerah di provinsi dan 27 Kabupaten/Kota. "Mari kita tingkatkan kinerja, KPU memiliki PPK dan PPS yang menjadi bagian dari Badan Adhoc KPU, lakukan Koordinasi yang bersinergi dengan stakeholder di wilayah Kabupaten/Kota masing-masing, lakukan Supervisi dan asistensi dengan baik kepada rekan-rekan di PPK dan PPS, jaga soliditas dalam bekerja", demikian katanya. Dalam kesempatan yang sama Kadiv SDM dan Litbang, Abdullah Sapi'i, Kadiv Perencanaan dan Logistik, Hari Nazarudin, dan Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Hedi Ardia, menyampaikan arahannya dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM terutama kepada divisi masing-masing. Bimbingan Teknis dilanjutkan dengan diskusi materi dengan narasumber, Dekan Fakultas Hukum dan Syariah UIN Bandung, Prof Fauzan Ali Rasyid, Tenaga Ahli Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan dan Penelitan dan Pengembangan – KPU RI, Yenli Elmanoferi, Tenaga Ahli Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan dan Penelitian dan Pengembangan - KPU RI, Firnandes Maurisya diakhiri tanya jawab bersama peserta.   Turut hadir dalam Bimtek tersebut, Kabag Hukum dan SDM, Yunike Puspita, Kabag Keuangan, Umum, dan Logistik, Anton Firmansyah, Kabag Perencanaan, Data, dan Informasi, Sutrisno, dan Kasubbag SDM KPU Provinsi Jawa Barat, Norhina Kurniawaty. Peserta yang mengikuti kegiatan bimtek tersebut diantaranya Kadiv SDM Parmas, Kadiv Hukum dan Pengawasan, Sekretaris, Kasubbag dan staff Sekretariat di 27 KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat. Edwin M Priyatna Humas KPU Provinsi Jawa Barat


Selengkapnya