Berita Terkini

1017

KPU Provinsi Jawa Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 Tahun 2025

Bandung - KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 pada Senin pagi, 2 Juni 2025, di halaman Kantor KPU Provinsi Jawa Barat. Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Sekretaris, Pejabat Struktural, Staf Pelaksana, PPPK, PPNPN dan CPNS Penerimaan Tahun 2024. Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi, Sutrisno, memimpin jalannya upacara. Seluruh petugas upacara berasal dari jajaran Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat dan Jagat Saksana KPU Provinsi Jawa Barat. Dalam prosesi upacara, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, pejabat struktural, pejabat fungsional, dan seluruh pegawai di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema "Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya", yang menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat nilai-nilai dasar negara sebagai fondasi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan bersatu. Momentum ini menjadi ajang refleksi bersama untuk terus menanamkan semangat persatuan, cinta tanah air, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. KPU Provinsi Jawa Barat berharap semangat Pancasila senantiasa mengakar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah seremoni, tetapi juga menjadi momentum reflektif untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila di setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.  


Selengkapnya
4515

KPU Kabupaten Tasikmalaya Menetapkan Cecep-Asep sebagai Paslon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati

KPU Kabupaten Tasikmalaya secara resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 2, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Alayubi (Cecep-Asep), sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Tasikmalaya dalam Rapat Pleno Terbuka yang digelar pada Kamis (28/5/2025) di Hotel Al-Hambra, Tasikmalaya. Rapat pleno tersebut dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imron Tamami, didampingi oleh seluruh anggota. Acara juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi KPU Kabupaten Tasikmalaya. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan KPU Provinsi Jawa Barat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya, pimpinan partai politik peserta Pemilu 2024, pemantau pemilu, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Tasikmalaya. Hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2025, pasangan Cecep-Asep unggul dengan perolehan 465.150 suara sebesar 52,45 persen, mengalahkan dua pasangan calon lainnya. Pasangan nomor urut 1, Iwan Saputra – Dede Muksit Aly, meraih 152.557 suara, sementara pasangan nomor urut 3, Ai Diantani – Iip Miftahul Paoz, memperoleh 269.075 suara. Dalam pleno tersebut, Ketua dan anggota KPU Kabupaten Tasikmalaya menandatangani Berita Acara serta menyerahkan Surat Keputusan Penetapan Pasangan Calon Terpilih kepada Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Alayubi. Cecep Nurul Yakin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya proses pemilihan kepala daerah, mulai dari Pilkada 2024 hingga PSU 2025. “Memimpin Kabupaten Tasikmalaya adalah amanah. Proses politik telah selesai, kini saatnya kita bersatu kembali membangun Tasikmalaya. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi mewujudkan visi dan misi kami. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, dan itu tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan dari semua pihak. Mari kita songsong Tasikmalaya maju Tasikmalaya era baru,” ujar Cecep. Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses penyelenggaraan Pilkada 2024 dan PSU 2025 di Kabupaten Tasikmalaya memang penuh tantangan, namun berjalan sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Meski sempat terjadi sengketa, hal itu merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat. KPU dan Bawaslu telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai penyelenggara pemilu,” katanya.


Selengkapnya
1756

KPU RI Lantik PPPK Tahun 2024 Secara Daring, 10 Pegawai Baru Resmi Bergabung di KPU Jawa Barat

Bandung — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 Periode I secara daring pada Jumat, 23 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung serentak dan diikuti oleh seluruh satuan kerja KPU di seluruh Indonesia. Di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat, sebanyak 10 orang PPPK resmi dilantik dari total 187 peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja (Satker) KPU kabupaten/kota se-Jawa Barat. Prosesi pelantikan di tingkat provinsi diselenggarakan di kantor KPU Jabar dan disaksikan langsung oleh Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Jabar, Abdullah Sapi’i, serta Plt. Sekretaris KPU Jabar, Syakir, bersama sejumlah pejabat struktural lainnya. Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno, menegaskan pentingnya integritas, loyalitas, dan kedisiplinan sebagai nilai utama yang harus dipegang oleh para PPPK dalam menjalankan tugas. Ia juga mendorong agar pegawai yang baru dilantik segera beradaptasi dengan aturan dan etika kerja sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KPU. Prosesi pelantikan meliputi pembacaan sumpah/janji jabatan yang dipimpin langsung oleh Sekjen KPU RI dan diikuti secara serentak oleh seluruh peserta di berbagai wilayah. Usai pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Keputusan Pengangkatan serta penyematan pin Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) kepada perwakilan peserta sebagai simbol resmi bergabungnya mereka dalam struktur ASN KPU. Dengan dilantiknya PPPK ini, diharapkan KPU dapat semakin memperkuat kapasitas dan profesionalisme kelembagaan dalam menyongsong agenda pemilu dan pilkada serentak ke depan.


Selengkapnya
636

KPU Provinsi Jawa Barat Terima Kunjungan SMK Dharma Putra Jakarta dalam Program Pendidikan Pemilih Pemula

BANDUNG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dharma Putra Jakarta pada Kamis (22/05/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari program pembelajaran bertema “Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula”, yang bertujuan menanamkan pemahaman dan kesadaran politik sejak dini kepada generasi muda. Sebanyak 80 siswa beserta guru pendamping disambut langsung oleh jajaran KPU Provinsi Jawa Barat di Aula Setia Permana, Kantor KPU Jabar, Jalan Garut No.11, Kota Bandung. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) Hedi Ardia, Ketua Divisi SDM dan Litbang Abdullah Sapi’i, serta Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik Anton Firmansyah. Dalam sambutannya, Abdullah Sapi’i menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas inisiatif mengintegrasikan pendidikan demokrasi ke dalam program pembelajaran. Menurutnya, kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian dunia pendidikan terhadap pentingnya menyiapkan generasi pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama Hedi Ardia, yang menyampaikan materi seputar visi dan misi KPU, struktur organisasi, peran dan fungsi kelembagaan, serta tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Para siswa juga diajak memahami pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu, baik sebagai pemilih maupun bagian dari masyarakat demokratis. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat pendidikan demokrasi di kalangan pelajar serta menumbuhkan kesadaran politik dan semangat berpartisipasi pada pesta demokrasi mendatang.


Selengkapnya
798

KPU JABAR HARAP TIDAK ADA PEMUNGUTAN SUARA ULANG LAGI

BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat berharap Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang telah dilaksanakan pada 19 April 2025 menjadi tahapan terakhir dalam proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Jabar, Hedi Ardia. Menurut Hedi, pelaksanaan PSU pasca putusan MK pada 19 April lalu berjalan dengan lancar dan kondusif, serta menunjukkan kerja profesional seluruh jajaran penyelenggara pemilu. Meski demikian, Hedi mengingatkan bahwa proses demokrasi yang terlalu sering diulang, khususnya akibat putusan hukum, berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap institusi penyelenggara pemilu. "Harapan kami, PSU ini menjadi yang terakhir. Jangan sampai proses pemungutan suara kembali diulang karena hal itu bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas penyelenggaraan pilkada," kata Hedi di Bandung, Selasa (22/4/2025). Ia menambahkan, meskipun terdapat kabar mengenai potensi gugatan terhadap hasil PSU, hal tersebut merupakan dinamika wajar dalam sistem demokrasi dan telah diatur secara konstitusional dalam undang-undang. "Kalaupun ada pihak yang ingin menggugat hasil, itu merupakan hak konstitusional yang dijamin undang-undang. Yang paling penting adalah masyarakat sudah bisa mengikuti seluruh tahapan dengan baik, dan kami di KPU juga telah melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan," ujarnya. KPU Jawa Barat juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Tasikmalaya yang tetap antusias mengikuti PSU, serta kerja sama semua pihak, termasuk Bawaslu, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan unsur masyarakat lainnya dalam menjaga kondusivitas proses demokrasi. Seluruh jajaran KPU di Jabar berkomitmen untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi dalam setiap tahapan pemilu dan pilkada, demi menjaga kepercayaan publik serta memperkuat demokrasi lokal di Jawa Barat.


Selengkapnya
36005

KPU JABAR TETAPKAN PASANGAN DEDI-ERWAN PEMENANG PILGUB JABAR 2024

Bandung -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menetapkan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan sebagai pasangan terpilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2024. Penetapan tersebut berdasarkan rapat pleno terbuka KPU Jabar yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Kamis, 9 Januari 2024. Rapat pleno terbuka tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPu Jabar, Ahmad Nur Hidayat, dan menyatakan pasangan calon nomor urut 4 Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030. "Menetapkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Nomor urut empat saudara H. Dedi Mulyadi dan saudara H. Erwan Setiawan sebagai pasangan terpilih," ujar Ahmad saat membacakan naskah penetapan terpilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Penetapan pasangan Dedi-Erwan berdasarkan hasil perolehan suara terbanyak dalam Pilgub Jabat yaitu 14.130.192 suara atau 62,22 persen dari total suasa sah. Raihan suara tersebut unggul jauh dibandingkan paslon lainnya yaitu paslon nomor urut 1 Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina meraih 2.204.452 suara, paslon nomor urut 2 Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja meraih 2.116.017 suara dan paslon nomor urut 3 Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie meraih 4.260.072 suara. Ahmad menuturkan, penetapan tersebut pun dilakukan karena tidak adanya sengketa atau yang menggugat hasil dari perhitungan suara sebelumnya. Sehingga, Dedi-Erwan pun dinyatakan pasangan terpilih pada Pilgub Jabar. "Di Pilgub Jabar tidak ada sengketa, tidak ada yang menggugat. Atas dasar itu juga rapat pleno penetapan ini dilaksanakan," tandasnya. Sementara itu, Ahmad mengaku tugas KPU Jabar dinilai selangkah lagi akan tuntas dalam melakukan tahapan pilgub. KPU Jabar pun tinggal menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelantikan kepala daerah tersuk pasangan terpilih di Pilgub Jabar. "Tugas kita sekarang sudah selesai, tinggal nanti menunggu pelantikan. Itu nanti dari pusat kapan akan berlangsungnya," ungkap Ahmad.


Selengkapnya