Berita Terkini

473

Sekretaris KPU Jabar: Menyiapkan CPNS Berintegritas

BANDUNG – Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro, menggelar sharing session bersama tujuh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertugas di KPU Jabar, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam terkait orientasi tugas, pembinaan etika kerja, dan penyesuaian profesionalisme di lingkungan penyelenggara Pemilu. Dalam arahannya, Eko menegaskan bahwa masa CPNS adalah fase krusial yang menentukan kelanjutan status kepegawaian. “Masa CPNS adalah periode penting untuk membentuk karakter, disiplin, dan integritas. Status ini bisa saja dibatalkan jika terbukti melakukan pelanggaran disiplin atau etika berat,” ujarnya. Eko juga mengingatkan CPNS untuk mampu beradaptasi dengan ritme kerja ASN yang berbeda dengan sektor swasta maupun BUMN/BUMD. “Profesionalisme di KPU menuntut disiplin, tanggung jawab, dan komitmen pelayanan publik. CPNS KPU harus menjadi teladan dalam kompetensi teknis dan perilaku,” tambahnya. Selain itu, ia mendorong CPNS untuk memiliki wawasan kelembagaan dan pemahaman regulasi kepemiluan. “ASN KPU harus siap menjawab pertanyaan publik, memahami isu strategis Pemilu, dan terlibat aktif dalam menjaga partisipasi pemilih. Kita ini garda terdepan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pemilu,” tegasnya. Kegiatan sharing session ini direncanakan berlangsung secara berkala, baik secara tatap muka maupun daring, sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan. Harapannya, CPNS KPU Jabar tumbuh menjadi ASN yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan Pemilu Serentak mendatang.


Selengkapnya
549

KPU Jabar Tekankan Evaluasi dan Pemulihan di Fase Pasca Pemilu

BANDUNG – KPU Provinsi Jawa Barat menggelar Apel Pagi pada Senin (11/8/2025) di halaman kantor KPU Jabar. Kepala Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Abdullah Sapi’i, bertindak selaku Pembina Apel. Dalam arahannya, Abdullah menegaskan bahwa KPU Jabar saat ini memasuki fase post election atau pasca pemilu, yang menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas seluruh tahapan Pemilu dan Pilkada, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Jawa Barat. Ia menyebut ada tiga fokus utama pada periode ini, yaitu Evaluasi dan pembelajaran dari proses serta hasil penyelenggaraan pemilu, Penguatan kapasitas kelembagaan melalui pelatihan, penyegaran pengetahuan, dan pembenahan SOP serta Pemulihan sumber daya manusia, baik fisik maupun mental, untuk kesiapan menghadapi pemilihan berikutnya. “Selain evaluasi tahapan, kita perlu meningkatkan kapasitas, menginternalisasi nilai-nilai organisasi, dan melakukan evaluasi diri. Kesehatan fisik dan mental juga penting dijaga. Saat tahapan berlangsung, kita sering terlalu fokus pada pekerjaan hingga melupakan kesehatan. Karena itu, kegiatan healing dan olahraga diperlukan untuk menjaga kebugaran,” ujarnya. Sebelum apel dimulai, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro, melakukan pengecekan kehadiran setiap subbagian sebagai bentuk penegakan disiplin dan memastikan seluruh jajaran Sekretariat hadir tepat waktu. Apel pagi menjadi agenda rutin yang tidak hanya menumbuhkan kedisiplinan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, koordinasi, dan komitmen seluruh pegawai KPU Jabar dalam memberikan pelayanan publik di bidang kepemiluan.


Selengkapnya
433

Obituari: Jejak Kepemimpinan yang Dekat dan Menginspirasi

Mengenang Drs. Teppy Wawan Dharmawan, S.H., M.K.M. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat Periode 2019–2021 Innalillahi wa innailaihi roji’un. Segenap keluarga besar Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Drs. Teppy Wawan Dharmawan, S.H., M.K.M., Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat periode 2019–2021, pada Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 12.13 WIB di RS Edelweiss, Kota Bandung. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin birokrasi yang sederhana, humanis, dan penuh integritas. Beliau tak hanya menata struktur dan sistem kerja dengan cermat, tetapi juga menata hati para pegawai melalui keteladanan dalam bersikap. Di bawah kepemimpinannya, Sekretariat KPU Jawa Barat tumbuh sebagai institusi yang adaptif, tertib, dan profesional dalam mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pilkada. Beliau menghadirkan kepemimpinan yang tidak berjarak, memelihara suasana kerja yang kolaboratif, dan mendorong lahirnya inovasi dari bawah. Banyak insan KPU Jawa Barat mengenang almarhum sebagai sosok yang hangat, membimbing tanpa menggurui, serta selalu bersedia membuka ruang dialog dan masukan. “Leading by heart” adalah prinsip yang benar-benar ia hidupi dan wujudkan dalam keseharian. Kami kehilangan sosok panutan, sahabat, sekaligus pemimpin yang telah mengabdikan diri dengan sepenuh hati untuk lembaga ini. Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keteguhan hati. Selamat jalan, Pak Teppy. Jejak pengabdianmu akan terus kami rawat sebagai warisan moral dan teladan kelembagaan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat Bandung, 8 Agustus 2025


Selengkapnya
518

Hiking Mapay Tahura: Rahasia Pegawai KPU Jabar Tetap Sehat dan Solid

BANDUNG — Suasana sejuk dan asri Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, Dago, Bandung menjadi latar kegiatan Jalan Sehat Jumat Krida yang digelar KPU Provinsi Jawa Barat pada Jumat (8/8/2024). Mengusung tema “Hiking Mapay Tahura: Langkah Harmoni Pegawai KPU Jabar”, kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai KPU Jawa Barat dari berbagai divisi. Ketua KPU Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, hadir langsung bersama Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Aneu Nursifah, dan Sekretaris KPU Jawa Barat, Eko Iswantoro beserta para pegawai KPU Jawa Barat. Dalam sambutannya, Eko menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga ringan, melainkan sarana membangun kekompakan, sinergi, dan semangat sehat bersama di lingkungan kerja. “Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tapi juga mempererat kebersamaan. Ini momen untuk saling mengenal lebih dekat, membangun kolaborasi lintas divisi, dan memperkuat semangat kerja tim di KPU Provinsi Jawa Barat,” ujar Eko. Jalan sehat dimulai pukul 07.00 WIB, diawali dengan stretching bersama yang dipandu oleh Kasubag Keuangan, Karlina Sariningsih, serta Kasubag Umum dan Logistik, Tarsono. Peserta kemudian menyusuri rute yang melintasi situs bersejarah Goa Jepang dan Goa Belanda, serta menuju area penangkaran rusa, sebelum akhirnya finis di parkiran utama Tahura. Suasana keakraban tampak terasa sepanjang kegiatan. Pegawai saling berbagi tawa dan menikmati keindahan alam Tahura. Kegiatan ini juga menjadi jeda positif di tengah kesibukan kerja, sekaligus bagian dari komitmen KPU Jawa Barat dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis. Dengan semangat kebersamaan, KPU Jawa Barat terus mendorong terciptanya budaya kerja yang kolaboratif, sehat, dan penuh semangat dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan ke depan.


Selengkapnya
387

KPU Jabar Ajak Disdik Edukasi Pemilih

BANDUNG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat melaksanakan audiensi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada Kamis (7/8/2025) di Kantor Disdik Jabar, Jalan Dr. Rajiman No. 6, Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiasi untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi demokrasi dan partisipasi pemilih pemula di kalangan pelajar tingkat SMA/sederajat. Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KPU Jabar, Hedi Ardia, bersama Sekretaris KPU Jabar, Eko Iswantoro, Kepala Bagian Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM, Yunike Puspita, serta Kasubag Partisipasi Masyarakat, Fahmi Kamal. KPU Provinsi Jawa Barat diterima langsung oleh jajaran pimpinan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Dalam pertemuan itu, Hedi Ardia menyampaikan tujuan audiensi sebagai langkah awal kerja sama antara KPU dan Disdik untuk meningkatkan pemahaman pelajar terhadap proses demokrasi, serta mendorong partisipasi aktif pemilih pemula dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. Pendidikan pemilih merupakan bagian penting dari proses demokratisasi sejak dini. Generasi muda, khususnya siswa SMA, memiliki peran strategis sebagai pemilih pemula yang perlu dibekali pemahaman menyeluruh mengenai kepemiluan. “Kita melaksanakan inisiasi ini kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dalam rangka melakukan program pendidikan politik bagi pelajar di Jawa Barat. Mudah-mudahan inisasi ini bisa diterima oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.” ungkap Hedi. Beberapa program yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain integrasi materi pendidikan pemilih ke dalam kegiatan pembelajaran, pelaksanaan “KPU Goes to School”, simulasi pemilu di sekolah, pembentukan Duta Demokrasi Pelajar, serta penyelenggaraan lomba dan festival demokrasi di berbagai tingkatan. KPU Jawa Barat juga menyatakan komitmennya untuk menyiapkan materi ajar, alat peraga simulasi, serta pelatihan bagi guru pendamping dan Duta Demokrasi. Diharapkan, kolaborasi ini mampu menumbuhkan budaya demokrasi di lingkungan sekolah, meningkatkan kesadaran pemilih pemula terhadap hak pilihnya, serta menanamkan nilai-nilai partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Selengkapnya
931

Pendampingan Hukum KPU Jabar untuk KPU Tasikmalaya dalam Sidang DKPP

BANDUNG — Tim Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat mendampingi Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Tasikmalaya dalam sidang dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu yang digelar oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), pada Rabu, (6/8/2025), di Kantor KPU Provinsi Jawa Barat. Sidang ini merupakan tindak lanjut dari laporan atas Perkara Nomor 160-PKE-DKPP/VI/2025 yang diajukan oleh Dadan Jaenudin, melalui kuasa hukum Topan Prabowo dan Ali Bachtiar. Dalam perkara tersebut, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Tasikmalaya hadir sebagai pihak Teradu. Majelis Pemeriksa DKPP dipimpin oleh I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (Anggota DKPP) selaku Ketua Majelis, serta didampingi tiga anggota Tim Pemeriksa Daerah, yakni Nina Yuningsih (unsur masyarakat), Hedi Ardia (unsur KPU), dan Nuryamah (unsur Bawaslu). Sidang kode etik ini memeriksa keputusan KPU Kabupaten Tasikmalaya terkait penetapan Pasangan Calon Nomor Urut 3 sebagai pasangan calon terpilih, meskipun salah satu calonnya disebut telah menjabat sebagai Bupati selama dua periode, yang dinilai berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan. Sejumlah pihak turut hadir sebagai Pihak Terkait, di antaranya Ketua dan/atau Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Ketua dan/atau Anggota KPU Kabupaten Tasikmalaya, perwakilan dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Kepala BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya, Camat Cisayong, serta Kepala Desa Cisayong. Kehadiran Tim Hukum KPU Jawa Barat bertujuan untuk memberikan pendampingan hukum dan memastikan proses klarifikasi berlangsung sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan, transparansi, serta penghormatan terhadap hak para pihak dalam proses etik penyelenggara pemilu.


Selengkapnya