Berita Terkini

270

Pelaksanaan Apel Pagi Di Lingkungan KPU Jabar

BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat melaksanakan Apel Pagi di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat, Senin (27/10). Bertindak sebagai Pembina Apel Kepala Teknis dan Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Barat, Sophia Kurniasari Purba, dan Pemimpin Upacara, Kepala Sub Bagian Hukum, Hasanuddin Ismail dengan petugas Apel dari jajaran Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum. Apel diikuti Pejabat Manajerial, Pejabat Fungsional, dan seluruh pegawai di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat.


Selengkapnya
368

Demokrasi Harus Aman Bagi Semua

BANDUNG — KPU Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan dan Peningkatan Kapasitas SDM sekaligus meluncurkan Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan Seksual (Satgas PKS) di Aula KPU Jawa Barat, Jumat (24/10). Kegiatan ini menjadi tonggak penting penguatan budaya etik dan ruang aman di lingkungan penyelenggara pemilu. Dalam arahannya, Parsadaan Harahap, Ketua Divisi SDM, Organisasi, Diklat, dan Litbang KPU RI menegaskan bahwa Satgas PKS bukan sekadar simbol kelembagaan, melainkan wujud keberanian moral untuk melindungi martabat manusia di ruang kerja. “Satgas ini bukan simbol. Ia harus bekerja, mencegah, menangani, dan memulihkan. Tugas kita memastikan sistem ini hidup dalam budaya kerja sehari-hari,” ujarnya di hadapan jajaran KPU se-Jawa Barat. Paparan inspiratif juga disampaikan Dr. Ari Jogaiswara Adipurwawidjana, Ketua Satgas PPKS Universitas Padjadjaran, yang berbagi praktik terbaik dalam membangun ruang aman berbasis budaya empatik dan komunikasi yang memerdekakan. “Pencegahan kekerasan seksual bukan hanya urusan regulasi, tetapi soal budaya keberanian untuk mendengar dan berpihak pada korban,” tegasnya. Sementara itu, Abdullah Sapi’i, Ketua Divisi SDM, Penelitian dan Pengembangan sekaligus Ketua Satgas PKS KPU Jabar, menekankan bahwa langkah KPU Jawa Barat adalah bagian dari reformasi nilai. “Satgas ini lahir bukan dari tekanan, tetapi dari kesadaran. Demokrasi yang berintegritas hanya bisa tumbuh di ruang yang aman dan manusiawi,” ungkapnya. Dari sisi hukum, Aneu Nursifah, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jabar, menegaskan pentingnya implementasi UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Keputusan KPU Nomor 1341 Tahun 2024 untuk memperkuat pengawasan, penegakan disiplin, dan mekanisme perlindungan korban. Menutup sesi paparan, Kaka Suminta, Sekretaris Jenderal KIPP Indonesia dan Vice Chairman ANFREL, menegaskan pentingnya pengawasan publik dalam menjaga moralitas demokrasi. “Demokrasi yang sehat hanya tumbuh bila lembaga penyelenggara dan masyarakat sipil saling mengingatkan, bukan saling menjaga jarak,” ujarnya. Kegiatan yang dipandu oleh Yunike Puspita, Kepala Bagian Parhumas dan SDM KPU Jabar, berlangsung dinamis dan reflektif. Para peserta dari 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan Satgas PKS bukan sekadar dokumen administratif, tetapi gerakan nilai untuk membangun lingkungan kerja yang aman, setara, dan berintegritas. Dari Jawa Barat, KPU memberi teladan bahwa demokrasi sejati tidak hanya diukur dari proses yang jujur dan adil, tetapi juga dari keberanian menjaga kemanusiaan di dalamnya.


Selengkapnya
450

Transformasi Tata Kelola Logistik Pemilu

BANDUNG — KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Evaluasi Tata Kelola Distribusi Logistik Pemilu dan Pemilihan di Aula Setia Permana hari kedua, Jumat (24/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota KPU Republik Indonesia, Yulianto Sudrajat, didampingi Deputi Bidang Administrasi, Suryadi. Turut hadir Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Hari Nazarudin, Ummi Wahyuni, Adie Saputro, serta Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro beserta jajaran Pejabat Manajerial dan Pejabat Fungsional Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat. Dalam arahannya, Yulianto menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital KPU tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem seperti SIPOL, SIDALIH, atau SIREKAP, tetapi juga oleh tata kelola manajemen yang mampu mengantisipasi risiko, memperkuat budaya kerja kolaboratif, serta menjaga kredibilitas lembaga dan kepercayaan publik. Rapat ini turut menghadirkan narasumber Tenaga Ahli KPU RI Nanang Indra Suyitno, Akademisi Dr. Rafih Sri Wulandari, dan Koordinator Divisi SDM Bawaslu Jabar Fereddy. Nanang menyoroti tantangan logistik seperti keterbatasan waktu dan kondisi geografis, serta menekankan pentingnya penerapan SOP dan sistem multi eselon yang efisien. Sementara itu, dalam peparannya Dr. Rafih Sri Wulandari menilai bahwa pengelolaan logistik Pemilu merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan perencanaan matang. Ia memaparkan empat pilar penting dalam evaluasi logistik—penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pendistribusian yang harus diperkuat dengan penerapan prinsip manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) serta pemanfaatan teknologi informasi seperti SILOG Kegiatan yang ditutup oleh Hari Nazarudin menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, diantaranya penyusunan SOP nasional pengadaan dan distribusi logistik, peningkatan kualitas gudang, serta penguatan koordinasi antara KPU, Bawaslu, penyedia, dan pemerintah daerah. Evaluasi ini menjadi langkah strategis memperkuat tata kelola logistik untuk pemilu dan pilkada mendatang. Rapat turut dihadiri Ketua, Sekretaris, Operator SILOG dan Staf Umum Logistik KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.


Selengkapnya
386

KPU Jabar Hadirkan Nuansa Nyaman dan Estetis

BANDUNG — Dalam upaya menghadirkan suasana kerja yang lebih nyaman dan inspiratif, KPU Provinsi Jawa Barat membenahi kantornya. Sejumlah sarana dan prasarana di lingkungan kantor kini tampil dengan wajah baru yang lebih estetik, unik, dan elegan. Pembaruan ini menjadi bagian dari komitmen KPU Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi seluruh jajaran pegawai. Pada Kamis, 23 Oktober 2025 suasana di Aula Setia Permana terasa istimewa. Usai kegiatan Penguatan Tata Kelola Bidang Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik, Ketua KPU Republik Indonesia, Mochammad Afifuddin, didampingi jajaran pimpinan KPU Provinsi Jawa Barat, secara resmi meresmikan dua sarana baru di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Dua fasilitas tersebut adalah VIP Room dan Saung Sawala, masing-masing memiliki karakter dan fungsi berbeda namun sama-sama menghadirkan nilai kenyamanan dan kebersamaan. Prosesi peresmian berlangsung hangat dan sederhana. Ketua KPU Republik Indonesia, Mochammad Afifuddin, bersama Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, melakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya fasilitas baru tersebut. Setelah itu, dilakukan penandatanganan prasasti oleh Ketua KPU Republik Indonesia sebagai simbol pengesahan dan harapan bahwa fasilitas baru ini dapat memberikan manfaat besar bagi seluruh jajaran KPU. VIP Room kini tampil lebih modern dan elegan, menjadi ruang representatif yang mendukung kegiatan kepemiluan maupun rapat-rapat penting. Desain interiornya mengedepankan kesan hangat dan profesional, mencerminkan semangat pelayanan publik yang terbuka dan tertib. Sementara itu, Saung Sawala menjadi ruang pertemuan bernuansa alami yang bersifat outdoor, ramah lingkungan, dan mampu menciptakan suasana santai dalam berdiskusi. Nama Sawala yang berarti "musyawarah" menjadi simbol semangat kebersamaan dan komunikasi terbuka di lingkungan KPU Jawa Barat. Setelah prosesi peresmian, Ketua KPU RI bersama seluruh pimpinan KPU Provinsi Jawa Barat berkeliling meninjau berbagai sarana penunjang kerja di lingkungan kantor. Mereka tampak antusias melihat hasil pembenahan yang dilakukan, termasuk beberapa area yang kini tampak lebih rapi, segar, dan efisien. Langkah kecil dalam memperindah ruang kerja ini diharapkan menjadi dorongan besar bagi semangat kerja seluruh pegawai KPU Jawa Barat. Bukan sekadar perubahan tampilan, tetapi juga wujud nyata dari semangat baru dalam membangun tata kelola kelembagaan yang lebih baik.


Selengkapnya
557

Ketua KPU RI Dorong Jawa Barat Jadi Teladan Tata Kelola Kepemiluan Nasional

BANDUNG — KPU Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Penguatan Tata Kelola Bidang Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik di Aula Setia Permana, Kantor KPU Provinsi Jawa Barat (23/10). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, meliputi ketua, sekretaris, pejabat manajerial, bendahara APBN, serta staf pengelola keuangan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, Ketua Divisi Perencanaan, Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik KPU RI, Yulianto Sudrajat, serta Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, beserta jajaran komisioner dan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Wahyu Wijaya. Dalam sambutannya, Ahmad Nur Hidayat menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada di seluruh wilayah Jawa Barat berjalan aman dan kondusif sesuai arahan KPU RI. Ia juga menuturkan bahwa KPU Jabar akan memperoleh hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendukung kelancaran kegiatan kepemiluan di tahun mendatang. Sementara itu, Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Wahyu Wijaya mengapresiasi kinerja KPU Jawa Barat atas pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang aman dan tertib. Pemerintah Provinsi, melalui Kesbangpol, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan KPU dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Jawa Barat, termasuk mendukung kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat. Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, dalam arahannya menegaskan pentingnya tata kelola kelembagaan dan komunikasi publik yang transparan. Ia menyoroti Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia, sekaligus barometer penyelenggaraan pemilu nasional. Afifuddin juga menekankan agar seluruh jajaran KPU di daerah aktif melaksanakan pendidikan pemilih berkelanjutan, terutama di sekolah dan kampus, serta terus memperkuat tata kelola dan profesionalisme lembaga agar kepercayaan publik terhadap KPU semakin meningkat.


Selengkapnya
534

Rapat Evaluasi Nasional Pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2025

BANDUNG - Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, mengikuti Rapat Evaluasi Nasional Pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia pada Rabu hingga Sabtu (22–25 Oktober 2025) di Hotel Crown, Bandung. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Republik Indonesia, Mochammad Afifuddin, didampingi oleh Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat, Iffa Rosita, dan Parsadaan Harahap, serta Deputi Administrasi dan Inspektur Utama KPU RI. Sebagai tuan rumah, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Barat turut memberikan sambutan pada sesi pembukaan, dilanjutkan pengarahan dari pimpinan KPU Republik Indonesia.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, yakni Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Hedi Ardia, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Aneu Nursifah, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Adie Saputro, Ketua Divisi SDM dan Litbang Adullah Sapi'i, Sekretaris, Eko Iswantoro beserta Pejabat Manajerial KPU Provinsi Jawa Barat juga hadir dalam kegiatan pembukaan rapat evaluasi nasional ini.


Selengkapnya