Berita Terkini

1376

KPU Jawa Barat Hadiri Sidang DKPP Sebagai Pihak Terkait

Bandung – Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ahmad Nur Hidayat didampingi Ketua Divisi SDM dan Litbang Abdullah Sapi’i, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Adie Saputro, serta Ketua Divisi Data dan Informasi Ummi Wahyuni menghadiri sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebagai Pihak Terkait, pada Selasa (24 Juni 2025) di Ruang Sidang Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Jl. Turangga No. 25, Bandung. Sidang yang digelar oleh DKPP tersebut mengagendakan mendengarkan keterangan dari Pihak Teradu dan mendengarkan keterangan Pihak Terkait/Saksi. KPU Provinsi Jawa Barat hadir sesuai dengan surat pemanggilan Nomor 1559/PS.DKPP/SET-04/VI/2025 tertanggal 18 Juni 2025, terkait klarifikasi supervisi atas tindak lanjut terhadap rekomendasi pengawasan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Cianjur. Hadir pula mendampingi jajaran KPU Jabar, Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum beserta Tim Hukum KPU Provinsi Jawa Barat. Kehadiran ini merupakan bentuk tanggung jawab KPU Provinsi Jawa Barat dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan asas profesionalitas, akuntabilitas, dan integritas kelembagaan, serta sebagai bentuk penghormatan terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.


Selengkapnya
856

KPU Jabar Ikuti Webinar Nasional: Amazing ASN, Amazing Nation II

Bandung — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat turut serta dalam webinar nasional bertajuk “Amazing ASN, Amazing Nation II” yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus KORPRI Nasional pada Selasa, 24 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan seri ke-117 dari program “KORPRI Menyapa ASN” dan diikuti secara daring melalui Zoom dan kanal YouTube resmi KORPRI Nasional. Webinar ini mengangkat tema penting mengenai peran ASN sebagai motor pelayanan publik dan agen inovasi dalam pemerintahan modern. Hadir sebagai pembicara utama, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH., Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, yang menekankan pentingnya ASN memiliki karakter berAKHLAK, profesional, dan berdaya saing global. Narasumber lainnya, Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA dari BRIN, serta Kuswanto, Guru Inspiratif Penerima Anugerah Guru Hebat Indonesia 2024, turut memberikan perspektif mengenai transformasi mindset ASN dalam menghadapi tantangan era digital. Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH., menyampaikan "Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, terdapat satu elemen strategis yang tidak dapat diabaikan, yakni Aparatur Sipil Negara. ASN berperan sebagai motor penggerak utama dalam sistem birokrasi pemerintahan. Oleh karena itu, menjadi suatu keniscayaan bagi setiap ASN untuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai peran sentral yang mereka jalankan demi tercapainya tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel." ungkapnya. ASN KPU Provinsi Jawa Barat mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk komitmen mendukung transformasi birokrasi dan penguatan nilai-nilai dasar ASN sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Dalam webinar ini, peserta mendapatkan penguatan terkait pentingnya pelayanan prima, akuntabilitas, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif dan berkinerja tinggi. Melalui kegiatan ini, ASN KPU Jawa Barat diharapkan semakin termotivasi untuk menjadi pelayan publik yang adaptif, kompeten, dan berintegritas dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berkeadilan.


Selengkapnya
1772

Apel Pagi dan Kolaborasi Antargenerasi Jadi Pintu Kekuatan Lembaga

Bandung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat melaksanakan apel pagi pada Senin, 23 Juni 2025 secara daring yang diikuti oleh jajaran Pimpinan dan seluruh sekretariat. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat. Hedi Ardia, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya kolaborasi antar generasi di lingkungan kerja. Dalam arahannya, Hedi menyoroti nilai-nilai tak tertulis yang berperan penting dalam menunjang kinerja organisasi, seperti intuisi, pengalaman, serta kearifan praktis yang tidak selalu diperoleh melalui pelatihan formal. Ia mengutip pakar manajemen Peter Drucker, “Lebih banyak hal penting dipelajari dari pengalaman langsung dan komunikasi informal dibandingkan dari pelatihan formal.” Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara pegawai senior dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru merupakan bagian penting dari penguatan kelembagaan. Kolaborasi lintas generasi dinilai mampu memperkaya proses kerja dengan memadukan semangat dan energi baru dari CPNS dengan pengalaman serta kebijaksanaan pegawai yang lebih dahulu berkarya. “Organisasi yang baik adalah yang mampu memadukan energi dan semangat baru dari CPNS dengan pengalaman dan kebijaksanaan para pegawai senior,” ujar Hedi Dalam konteks tersebut, Hedi juga mengingatkan bahwa tidak semua aspek pekerjaan dapat diukur secara kuantitatif. Nilai-nilai seperti loyalitas, integritas, dan kemampuan membimbing rekan kerja tidak selalu terlihat dalam angka, namun sangat krusial dalam membangun budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan. Ia mengutip Albert Einstein, “Tidak semua yang bisa dihitung itu penting, dan tidak semua yang penting bisa dihitung.” Menurutnya, kolaborasi antargenerasi bukan hanya soal produktivitas yang terukur, tetapi juga tentang membangun budaya kerja yang saling menghargai, terbuka untuk belajar, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai kelembagaan. Apel pagi daring ini menjadi sarana konsolidasi internal sekaligus momentum refleksi untuk terus memperkuat soliditas dan integritas kelembagaan KPU Jawa Barat dalam menyongsong tahapan Pemilu dan Pilkada 2029.


Selengkapnya
1457

KPU Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Sukabumi

Sukabumi – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi II DPR RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (21/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pemilih yang cerdas, kritis, dan berdaya dalam menyongsong pemilu yang berkualitas. Acara dibuka dengan sambutan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia. Dalam sambutannya, Hedi menekankan pentingnya pelaksanaan sosialisasi di luar masa tahapan pemilu untuk memperkuat kesadaran politik masyarakat secara substansial. “Jika sosialisasi dilakukan saat masa kampanye, masyarakat cenderung disuguhkan janji-janji politik. Sementara di masa tenang, fokus publik tertuju pada aspek teknis pencoblosan. Maka dari itu, masa di luar tahapan pemilu adalah waktu yang ideal untuk membahas nilai, hak, dan tanggung jawab pemilih secara lebih mendalam,” ujar Hedi. Ia juga menyampaikan bahwa literasi politik masyarakat sangat penting untuk mendorong terciptanya pemilu yang demokratis dan partisipatif. “Ketika masyarakat memahami hak-haknya, mereka akan lebih bijak dalam membuat keputusan politik, terutama pada momen-momen krusial pemilu,” tambahnya. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang membahas berbagai aspek penting dalam pendidikan pemilih, mulai dari sistem pemilu, partisipasi publik, hingga nilai-nilai demokrasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi politik yang berkelanjutan, serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam setiap tahapan demokrasi. Melalui sosialisasi ini, KPU RI terus berkomitmen membangun kualitas demokrasi Indonesia melalui pemilih yang sadar, cerdas, dan bertanggung jawab.


Selengkapnya
1052

KPU Cianjur Konsultasi Jawaban Gugatan Pasca Pilkada

BANDUNG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur melakukan konsultasi substantif kepada Sub Bagian Hukum KPU Provinsi Jawa Barat pada Jumat (20/6/ 2025)  di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut No. 11 Bandung.  Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penyusunan dan penguatan jawaban atas perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang tengah diproses di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dengan nomor perkara 107-PKE-DKPP/III/2025 dan 108-PKE-DKPP/III/2025. Hadir dalam rombongan KPU Kabupaten Cianjur, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Misbahudin, beserta jajaran sekretariat. Konsultasi ini diterima langsung oleh Plh Sekretaris KPU Jabar, Sophia K. Purba dan Kepala Sub Bagian Hukum KPU Provinsi Jawa Barat, Hasanuddin Ismail didampingi para staf Sub Bagian Hukum yakni Diah Ayu Suryani dan M. Tofan Yudha. Perkara yang tengah dihadapi KPU Kabupaten Cianjur mencakup sejumlah dugaan pelanggaran administratif dalam tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024. Dalam kegiatan ini, tim hukum KPU Jabar memberikan asistensi dalam penyusunan jawaban berdasarkan prinsip profesionalitas, integritas, serta ketentuan hukum dan kode etik penyelenggara pemilu sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan DKPP. Konsultasi ini menegaskan bahwa setiap proses gugatan pasca pemilihan adalah bagian penting dari sistem demokrasi. Penanganan yang cermat, terbuka, dan bertanggung jawab menjadi komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.


Selengkapnya
1066

Pegawai KPU Jabar Ikuti Edukasi Kesehatan Kulit

BANDUNG – Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan edukasi kesehatan kulit bagi seluruh pegawai usai berolahraga bulutangkis dan tenis meja, Jumat (20/06/2025) di Aula KPU Jabar. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik, Anton Firmansyah yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memperhatikan kesehatan kulit sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan kepercayaan diri pegawai, khususnya di lingkungan kerja yang menuntut interaksi intensif dengan publik. Materi edukasi disampaikan oleh tim dari PT Duta Elok Persada mencakup pemahaman dasar tentang jenis-jenis kulit, penyebab umum masalah kulit seperti dehidrasi, polusi, dan sinar UV, serta praktik perawatan kulit yang aman dan efektif. Para peserta juga diajak mengenali produk perawatan yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan kerja. Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab dan konsultasi singkat yang memberikan ruang bagi pegawai untuk berbagi pengalaman serta mendapatkan solusi langsung dari narasumber. “Edukasi kesehatan kulit menjadi bagian dari perhatian institusi terhadap kesejahteraan pegawai, karena kesehatan yang baik menunjang produktivitas dan pelayanan yang prima,” ujar Anton. Melalui kegiatan ini, Sekretariat KPU Jabar menunjukkan komitmen tidak hanya dalam aspek penyelenggaraan pemilu, tetapi juga dalam membangun budaya kerja yang sehat, seimbang, dan manusiawi. Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari program pembinaan nonformal yang secara berkala diselenggarakan untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kualitas hidup ASN di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat.


Selengkapnya