KPU Jabar Jadi Laboratorium Demokrasi bagi Mahasiswa UIN
BANDUNG — KPU Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam rangka pelaksanaan wawancara, studi dokumentasi, dan observasi lapangan untuk mata kuliah Sistem & Tata Kelola Pemilihan Umum, Selasa (18/11/2025). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Adie Saputro, didampingi oleh Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, Sophia Kurniasari Purba, Kepala Subbagian Teknis, Gemayel Paulus Aruan, serta jajaran staf. Pertemuan berlangsung di ruang rapat pleno KPU Provinsi Jawa Barat dalam suasana dialogis dan edukatif. Dalam sesi pemaparan, KPU Provinsi Jawa Barat menjelaskan secara komprehensif mengenai penerapan asas LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024/2025. Penjelasan meliputi manajemen tahapan, mekanisme pengawasan berlapis, standar pelayanan pemilih, tata kelola logistik, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Mahasiswa UIN juga menyampaikan sejumlah pertanyaan sesuai pedoman wawancara yang mereka susun, mulai dari proses penyusunan regulasi teknis, mitigasi kerawanan, hingga strategi KPU dalam menjaga integritas penyelenggara di seluruh tingkatan. Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman lapangan mengenai tata kelola pemilu modern yang berlandaskan profesionalitas, mandiri, dan integritas—selaras dengan visi KPU. Melalui kegiatan observasi ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman empiris mengenai bagaimana prinsip-prinsip LUBER JURDIL dioperasionalkan dalam sistem kepemiluan Jawa Barat, serta dapat mengintegrasikannya ke dalam laporan akademik dan analisis kebijakan yang mereka susun. KPU Jawa Barat menyambut baik kolaborasi akademik ini sebagai bagian dari komitmen meningkatkan literasi kepemiluan dan memperkuat ekosistem pendidikan demokrasi di perguruan tinggi.
Selengkapnya