Berita Terkini

140

MATANGKAN LANGKAH BERSAMA SUKSESKAN PEMILU DI JAWA BARAT

Bandung, jabar.kpu.go.id – Penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas kinerja melalui berbagai kegiatan. Diakui Cecep Nurzaman sebagai Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat mengatakan agar kinerja dapat dinilai dengan baik maka penyerapan anggaran diperhatikan berdasarkan skala prioritas dan membuat kegiatan atau acara kreatif dengan terukur dan terencana. Hal tersebut disampaikannya pada gelar rapat kerja wilayah yang mengundang 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Minggu (25//9/22). Acara tersebut menurut Rifqi Ali Mubarok, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat rapat ini bertujuan untuk menyosialisasikan kebijakan pelaksanaan program kegiatan serta mengoptimalkan kegiatan dan anggaran baik KPU Provinsi Jawa Barat maupun 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Pada sambutannya, Ia menjelaskan ada tiga program utama yang akan dilaksanakan pada tahun ini, yaitu kegiatan rutin, kegiatan tahapan, dan kegiatan hibah. “sehingga dalam rapat koordinasi ini saya ingin memastikan tiga program kegiatan ini dapart dilaksanakan.” Katanya pada rapat yang digelar di The Trans Luxury Hotel ini. Mewakili Sekjen KPU RI, Kepala Biro Perencanaan KPU RI, Suryadi berharap anggaramn tetap dimaksimalkan, namun harus tetap memerhatikan akuntabilitas. “KPU Provinsi dan KPU Kabupaten dan Kota harus kompak untuk memaksimalkan anggaran.” ujarnya dalam kesempatan memberikan pengarahan secara daring. Pada rapat yang dihadiri sekitar 270 peserta dari unsur komisioner dan sekretariat ini diakui Undang Suryatna, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat bahwa pentingnya kebersamaan dalam berpikir dan bertindak, sebab tahapan Pemilu adalah tanggung jawab bersama. Pada kesempatan yang sama Anggota KPU Provinsi Jawa Barat lainnya memberikan pengarahan seperti dari Endun Abdul Haq, Nina Yuningsih, dan Agus Hasbi Noor. Korwas JFA Bidang IPP 2 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangun (BPKP), Sumirat menghimbau kepada KPU untuk melaksanakan seluruh kegiatan dan penggunaan anggaran dengan baik, sesuai peraturan yang berlaku.   Selanjutnya acara dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan divisi untuk mengoordinasikan dan menyelaraskan jadwal rencana kegiatan. Lalu, acara ditutup dengan pemaparan hasil koordinasi tersebut untuk diketahui bersama. (Humas KPU Jabar)


Selengkapnya
111

KOORDINASI DALAM PELAKSANAAN PENYELENGGARAAN PEMILU

Bandung, jabar.kpu.go.id – Pasca pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilu verifikasi administrasi keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu 2024, kini memasuki babak baru untuk menghadapi sengketa. Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Divisi Hukum Pengawasan gelar rapat koordinasi bersama undang 27 KPU Kabupaten/Kopta se-Jawa Barat. Bertempat di Hotel Grand Pasundan Convention Hotel pelaksanaan rakor kedua bidang tersebut bahas mekanisme sengketa hukum, Jumat (23/9/22). Anggota KPU RI, Muhammad Affifudin menyebutkan penerapan mekanisme pendataan kini terpusat seluruh di KPU RI. Skema potensi penanganan pelanggaran dijelaskannya terjadi pada tiga kluster. Ia juga jelaskan bahwa setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu dapat berpotensi mengalami gugatan sehingga Ia harapkan penyelenggara Pemilu dapat memahami mekanisme dan alur gugatan, serta potensi yang akan terjadi. “Pasca pelaksanaan vermin perbaikan yang kemudian dikeluarkannya BA, maka dapat terjadi potensi sengketa.” kata Affifudin pada pengantar yang disampaikan secara daring. Kemudian pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Biro Advokasi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Setjen KPU RI, Nur Syarifah juga menjelaskan dasar hukum penanganan pelanggaran Pemilu. Setelah pemaparan yang dilaksanakan daring, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok membuka acara tersebut dengan resmi dan memberikan arahan bahwa dalam penyelenggaraan Pemilu secara teknis kepemiluan terjadinya sengketa atau gugatan dapat terjadi, sehingga kedua divisi antara divisi teknis penyelenggaraan Pemilu serta divisi hukum dan pengawasan perlu saling berkoordinasi. Senada, menurut Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Endun Abdul Haq dan Agus Hasbi Noor pada acara inti mengatakan bahwa KPU Kabupaten Kota di Jawa Barat yang melaksanakan sengketa atau gugatan perlu mempersiapkan langkah yang tepat. Hadir Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat Yusuf Kurnia memberikan materi seputar peraturan Bawaslu. Pada acara tersebut juga dihadiri juga oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Perencanaan dan Logistik, Nina Yuningsih, Ketua Divisi SDM dan Litbang Undang Suryatna, Plt Sekretaris pada sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat Achmad Syaifudin Rahadian, serta jajaran pejabat struktural. (Humas KPU Jabar)  


Selengkapnya
120

RAKOR DIVISI SOSPARMAS KPU PROVINSI JAWA BARAT DIISI DENGAN PENINGKATAN KUALITAS PUBLIC SPEAKING

Pemilu dan Pilkada. Sehingga dapat dipahami oleh masyarakat dan partisipasi dapat meningkat secara kualitas dan kuantitas.” kata Rifqi. Rifqi Ali Mubarok juga menuturkan bahwa media sosial KPU perlu untuk menyajikan informasi kepemiluan dengan menarik dan edukatif. Masyarakat tidak hanya mengetahui dan memahami tentang Pemilu saja, namun perlu juga memahami tentang Pilkada. Cara menyampaikan informasi kepada masyarakat secara komperhensif sesuai segmen. Puncak acara diisi dengan pemaparan dari seorang tranner yang berpengalaman pada bidang public speaking. Rahmayanti mengajarkan peserta yang hadir saat itu. Anggota Divisi Sosparmas dan SDM, serta Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat diberikan materi mengenai kemampuan menyampaikan informasi. Kemudian sebelum menginjak pada sesi selanjutnya, Anggota KPU Provinsi Jawas Barat Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi Jawa Barat, Endun Abdul Haq memaparkan surat keputusan KPU RI  nomor 345 dan 346 yang memaparkan tentang tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu terbaru. Selanjutnya acara yang juga dihadiri oleh Ketua Divisi Hukum dan SDM, Agus Hasbi Noor, Plt Sekretaris Achmad Syaifudin Rahadian, serta Kepala Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat Sophia Kurniasari Purba, ditutup dengan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti hasil dari rakornas Divisi Sosparmas yang digelar secara nasional di Manado minggu silam. Dipimpin oleh Ketua Divisi Sosparmas KPU Provinsi Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar. (Humas KPU Jabar)


Selengkapnya
107

GELAR SILATURAHMI PMII JABAR KE KPU PROVINSI JAWA BARAT

Bandung, jabar.kpu.go.id – Sejumlah pengurus Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII cabang Jawa Barat kunjungi KPU Provinsi Jawa Barat. Kedatangan pengurus PMII tersebut dalam rangka silaturahmi. Diterima oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar bertempat di VIP KPU Jabar, Selasa (20/9/22). Pengurus PMII sebut perannya dalam kemajuan demokrasi di Indonesia melalui lembaga pemantau Pemilu yang mereka besut. Komitmen mereka turut andil dalam keberlangsungan Pemilu di Indonesia. Diakui salah satu pengurus PMII Jabar itu bahwa lembaga pemantau Pemilu telah bekerjasama dengan KPU RI dan Bawaslu RI. Sehingga melalui lembaga pemantau Pemilu PMII berharap kolaborasi Bersama KPU maupun Bawaslu dapat bersinergi. “Kami senantiasa berkomitmen untuk demokrasi. Kolaborasi dalam kemajuan penyelenggaraan Pemilu dapat dilakukan secara teknis maupun non teknis. Kami dapat bergerak Bersama memantau jalannya Pemilu.” kata Apriliana yang menjabat sebagai Ketua Perwakilan Koordinator Cabang (PKC) PMII Jabar. Reza Alwan Sovnidar merespon baik pergerakan PMII dalam keikutsertaannya memajukan Pemilu dan demokrasi di Indonesia. Ia menyebut pengawasan keberlangsungan Pemilu sangat diperlukan untuk memastikan jalannya penyelenggaraan Pemilu dengan baik. “Secara sosiologis keterlibatan masyarakat akan memengaruhi keberhasilan penyelenggaraan Pemilu.” tutur Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat ini. Kemudian Reza Alwan Sovnidar juga menjelaskan tahapan penyelenggaraan Pemilu yang kini tengah dilaksanakan. Ia menjabarkan bahwa KPU telah menyelesaikan tahapan penyelenggaraan verifikasi administrasi keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu tahun 2024. Ia juga menjelaskan tentang penggunaan Sistem Informasi Partai Politik atau SIPOL yang mendukung pelaksanaan tahapan Pemilu. Reza Alwan Sovnidar juga berharap jika PMII dapat menjadi mitra kritis dan mitra strategis bagi lembaga penyelenggara Pemilu. Ia juga menegaskan bahwa PMII maupun generasi muda lainnya dapat berkontribusi dalam tahapan penyelenggaraan Pemilu. Peran generasi muda saat ini dibutuhkan, misalnya menjadi agen sosialisasi dan mengedukasi masyarakat, serta terlibat langsung menjadi penyelenggara Pemilu. Pada kunjungan PMII tersevut juga hadir  Kepala Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat Sophia Kurniasari Purba, serta Kepala Subbagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Ratih Kusumawati Werdani. (Humas KPU Jabar sk ed rtk/doc Humas)


Selengkapnya
105

FORUM OSIS JABAR SEBUT PERAN GENERASI MILENIAL PENTING UNTUK KEBERHASILAN PEMILU

Bandung, jabar.kpu.go.id -  KPU Provinsi Jawa Barat terima kunujungan dari Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Jawa Barat. Sejumlah pengurus dari organisasi tersebut serukan suaranya untuk mendukung suksesnya Pemilu di Jawa Barat. Kunjungan tersebut diterima di VIP KPU dan diterima oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar, Selasa (21/9/22). Acara dibuka oleh Reza Alwan Sovnidar yang menyambut baik kunjungan Forum Osis Jabar tersebut.  Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat itu menjelaskan salah satu sasaran KPU adalah menjangkau pemilih pemula melalui sosialisasi. “Saya berharap peran generasi muda melalui Forum Osis dapat berkontribusi menyebarkan informasi kepada masyarakat tentang kepemiluan.” Kata Reza. Generasi muda atau generasi Z yang saat ini biasa disebut, menurut Reza Alwan Sovnidar menjadi pemilih pemula yang akan berpartsipasi memberikan suaranya pada Pemilu 2024. Kemudian, Reza memberikan pengetahuan bahwa pemilih pemula dikategorikan tidak hanya generasi muda, namun termasuk pensiunan TNI/Polri. Sementara itu, perwakilan pengurus OSIS menyebut forum mereka mengadaptasi kerja KPU sebagai penyelenggara Pemilu dalam proses pemilihan OSIS di sekolah. Diungkap Ketua Forum Osis Jabar mereka belajar untuk mengimplementasikan kepemiluan melalui trainning yang sering diselenggarakan. Menurutnya banyak siswa dan siswi yang saat ini duduk dibangku SMA, SMK, dan MA yang mengungkapkan ketertarikan mereka pada dunia sosial dan politik. Artinya mereka ingin belajar untuk menjadi generasi penerus bangsa dalam pemerintah. Kehadiran Forum Osis Jabar ini menjadi langkah bahwa generasi millenial dapat berperan dalam menyukseskan Pemilu 2024 dengan berkontribusi menyuarakan pilihannya sebagai pemilih. Hal tersebut disampaikan pada diskusi yang berlangsung dan dihadiri juga oleh Kepala Subbagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat. (Humas KPU Jabar : sk ed rtk/doc Humas)


Selengkapnya
192

APRESIASI KPU PROVINSI JAWA BARAT UNTUK KERJA KPU KABUPATEN/KOTA

Bandung. Jabar.kpu.go.id – Tahapan verifikasi administrasi partai politik calon peserta Pemilu tahun 2024 telah selesai dilaksanakan pada 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. KPU Provinsi Jawa Barat gelar rapat sinkronisasi dan rekapitulasi hasil verifikasi administrasi dokumen persyaratan kenggotaan partai politik calon peserta Pemilu tahun 2024 tingkat Provinsi Jawa Barat. Rapat sinkronisasi dan rekapitulasi tersebut melibatkan lima unsur dari KPU Kabupaten/Kota se-jawa Barat, Sabtu (10/9/22). Diakui Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok kelima unsur tersebut adalah Ketua KPU, Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Partisipasi Masyarakat, serta operator Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) sebanyak dua orang. Rifqi Ali Mubarok mengapresiasi kehadiran mereka pada acara yang dilaksanakan di Hotel Holiday In Pasteur Bandung itu. “Saya ucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat ini atas keberhasilan menyelesaikan tahapan vermin keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu 2024 dengan tepat waktu.” Kata Ketua KPU Provinsi Jawa Barat pada sambutan yang disampaikannya. Acara tersebut dihadiri juga oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Perencanaan dan Logistik, Nina Yuningsih. Pada pelaksanaan tahapan Pemilu tahun 2024 Nina Yuningsih mengibaratkan seluruh penyelenggara harus seperti tim sepak bola. Pelatih harus dapat memposisikan setiap pemain dengan kemampuannya pada setiap bagian, serta mengatur strategi untuk keberhasilan memenangkan pertandingan. Begitu pula penyelenggara Pemilu agar berhasil penataan sumber daya manusia dan kemampuannya serta strategi harus diatur oleh pimpinan dengan tepat. Senada Undang Suryatna Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi SDM dan Litbang menyebut keberhasilan penyelenggara Pemilu dalam melaksanakan tahapan Pemilu 2024 adalah dengan menjaga soliditas dan kerjasama antara sesama penyelenggara Pemilu. Undang Suryatna juga turut mengapresiasi pencapaian penyelenggara Pemilu di KPU Kabupaten/Kota sama seperti rekannya. “Saya berharap kerjasama dan soliditas terus dijaga agar penyelenggaraan Pemilu dapat dilaksanakan dengan baik.” ujar Undang. Menurutnya terwujudnya iklim kerja yang baik akan berdampak pada kualitas pekerjaan. Ia juga menegaskan untuk tetap menjaga integritas penyelenggara Pemilu. Sementara itu, Endun Abdul Haq Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu memandu acara sinkronisasi dan rekapitulasi hasil verifikasi administrasi keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu tahun 2024. Pada pembahasan inti kegiatan Endun Abdul Haq juga memaparkan jumlah keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu 2024 pada setiap Kabupaten dan Kota seluruh Jawa Barat. Acara yang berlangsung dua hari ini berlanjut pada Minggu (11/9/22). Pada hari kedua kegiatan ditandatangani berita acara keputusan hasil rekapitulasi verifikasi administrasi dokumen persyaratan keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu. Rifqi Ali Mubarok menegaskan BA yang ditanda tangani pada tingkat Provinsi ini kemudian akan diserahkan ke KPU Republik Indonesia. Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat hadir semua untuk menandatangani BA. Hadir pada acara Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Yusuf Kurnia dan Wasikin Marzuki. Yusuf pada sambutannya menegaskan bahwa KPU dan Bawaslu dalam menyukseskan Pemilu 2024 di Jawa Barat perlu menjalin harmonisasi yang solid. Seperti juga diungkap Wasikin Marzuki jika KPU dan Bawaslu menjaga integritas sebagai penyelenggara Pemilu, maka Pemilu di Jawa Barat akan berkualitas. (Humas KPU Jabar sk ed rtk/doc Humas)


Selengkapnya