Berita Terkini

158

KPU PROVINSI JAWA BARAT TINDAK LANJUTI KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN

Bandung, jabar.kpu.go.id – Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat gelar tindak lanjut keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui pertemuan secara daring dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Rapat koordinasi tindak lanjut surat 613 bersama ini membahan perencanaan anggaran pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024, Kamis (11/8/22). Acara diawali dengan sambutan dari Nina Yuningsih sebagai Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Perencanaan, Umum, dan Logistik. Nina Yuningsih menjelaskan kebijakan anggaran pelaksanaan tahapan Pemilu serentak tahun 2024 perlu untuk disinkronisasikan antara KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Dipandu oleh Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Cecep Nurzaman acara berlangsung dengan pemaparan persiapan anggaran dari setiap KPU Kabupaten/Kota. Dibahas persiapan anggaran dari segi honorarium kelopok kerja atau pokja serta badan ad hoc, pemungutan suara hingga antisipasi anggaran untuk pemungutan suara ulang. Selain itu, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat juga bahas santunan kecelakaan kerja yang telah disediakan sesuai standar. “Perlu ada kesamaan sinkronisasi jumlah anggaran perencanaan pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2024, ini penting untuk menyesuaikan kebutuhan yang diperlukan.” kata Nina Yuningsih. Menurut Cecep Nurzaman, pertemuan daring ini dapat memetakan kebutuhan masing-masing satuan kerja. Kegiatan tindak lanjut dari Surat Kementrian Keuangan tersebut sebagai pertemuan lanjutan dari pembahasan anggaran yang jauh sebelumnya telah dilaksanakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat. (Humas KPU Jabar sk edn rtk/doc Subbagian Perencanaan)


Selengkapnya
202

SMAN 1 KATAPANG JADI LOKUS PENDIDIKAN PEMILIH KPU PROVINSI JAWA BARAT, SISWA SAMBUT ANTUSIAS

Bandung, jabar.kpu.go.id – Sosialisasi dan Pendidikan pemilih yang dilaksanakan KPU Provinsi Jawa Barat kini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Katapang, Kabupaten Bandung. Mengusung tema yang sama, kontribusi pemilih pemula : 1 (satu) suaramu membangun negeri. Diikuti sebanyak 26 siswa dan siswi kelas 11 dan 12, mereka sambut antusias Pendidikan pemilih itu. Bertempat di ruang lab teknologi dan informasi acara resmi dibuka oleh Anngota KPU Provinsi Jawa Barat, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Reza Alwan Sovnidar, Jumat (29/7/22). Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 1 Katapang, Iwan Kurniawan. Ia menyambut baik sosialisasi yang dilaksanakan KPU Provinsi Jawa Barat dan dibantu pelaksanaany oleh KPU Kabupaten Bandung tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa/siswi terkait kepemiluan. “Pada tahun 2024 kalian akan memiliki hak untuk memberikan suara, ikuti acara ini dengan baik agar kalian mendapatkan ilmu pengetahuan Ketika kalian menggunakan hak pilih nanti.” kata Iwan Kurniawan kepada siswa/siswi yang hadir disana. Kemudian, pada kesempatan yang sama Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya juga memberikan sambutannya. Menurutnya Pendidikan pemilih untuk pemula ini selain memberikan pengetahuan juga bermanfaat untuk menjaring generasi muda untuk berpartisipasi aktif pada kepemiluan, baik itu menjadi penyelenggara Pemilu atau menyampaikan kembali kepada lingkungan sekitar mereka perihal pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024. Agus Baroya juga menyampaikan harapannya semoga dengan pendidikan pemilih pemula ini partisipasi masyarakat di Kabupaten Bandung dapat meningkat. Senada dengan Ketua KPU Kabupaten Bandung, Reza Alwan Sovnidar Anggota KPU Provinsi Jawa Barat juga menjalaskan lokus pendidikan pemilih pemula ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah pemilih nanti pada Pemilu serentak tahun 2024. “Selain partisipasi masyarakat harus meningkat, generasi millennial nanti diharapkan dapat ikut menjadi penyelenggara Pemilu dengan menjadi badan ad hoc. Kontribusi kalian sangat berguna bagi negeri.” kata Reza Alwan Sovnidar. Narasumber yang memberikan materi pada acara pagi hari itu menjelaskan bahwa dasar-dasar kepemiluan. Disambut antusias oleh peserta. Kemudian, pada acara tersebut juga hadir Anggota KPU Kabupaten Bandung, Sekretaris KPU Kabupaten Bandung, pejabat struktural dan fungsional di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. (Humas KPU Jabar sk ed rtk/ dok. Humas)


Selengkapnya
154

SANTRI PESANTREN PERSIS 84 CIGANITRI PAHAMI KEPEMILUAN DAN PELAKSANAAN PEMILU SERENTAK 2024

Kabupaten Bandung, jabar.kpu.go.id – Sosialisasi dan pendidikan pemilih yang sebelumnya dilaksanakan KPU Provinsi Jawa Barat menyasar pemilih pemula di SMA Negeri dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri, kini pesantren menjadi lokus pendidikan pemilih. Diakui Reza Alwan Sovnidar, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat pesantren merupakan lembaga pendidikan yang potensial untuk mendapatkan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Hal tersebut disampaikan pada acara yang bertajuk Ketertarikan Pemilih Pemula pada Pendidikan Politik, Kamis (28/7/22). Pada sambutannya Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat tersebut berharap santri dapat menjadi agen sosialisasi KPU kepada masyarakat perihal pelaksanaan Pemilu. “Santri di Pesantren Persis 84 Ciganitri ini nanti akan mendapatkan pengetahuan terkait pelaksanaan Pemilu kapan, dan mendapatkan pengetahuan terkait kepemiluan.” ujar Reza Alwan Sovnidar. Hadir pula memberikan sambutan Anggota KPU Kabupaten Bandung Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Isun Ahmad Sukmantara. Menurutnya acara ini sebagai ajang KPU untuk mengajak calon pemilih pemula untuk berpartisipasi aktif pada Pemilu serentak tahun 2024. Ia juga menjelaskan penyelenggaraan Pemilu yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024 nanti harus diikuti oleh seluruh warga negara Indonesia, termasuk santri yang hadir pada saat itu. Informasi kepemiluan disampaikan oleh salah satu Ustadzah yaitu Iim Maemumah. Ia menjelaskan mengapa warga negara berpartisipasi aktif dalam Pemilu serentak tahun 2024 nanti. “Selain untuk memajukan demokrasi, Pemilu juga sebagai sarana integrasi bangsa.” kata Iim Maemunah pada sesi emberian materi sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk santri. Selanjutnya acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Hadir pada acara tersebut juga pengelola MA Mualimin Pesantren Persis 84 Ciganitri, Kepala Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat didampingi Kepala Subbagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat. Serta, jajaran pejabat struktural dan pejabat fungsional dilingkungan sekretariat KPU Kabupaten Bandung. (Humas KPU Jabar sk ed rtk/ dok subbagian Parmas)


Selengkapnya
188

KPU PROVINSI JAWA BARAT BIDIK PEMILIH PEMULA UNTUK BERPARTISIPASI PADA PEMILU SERENTAK TAHUN 2024

Kabupaten Bandung Barat, jabar.kpu.go.id – Sosialisasi dan pendidikan pemilih terus gencar dilaksanakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat. Kali ini lokus sosialisasi dan pendidikannya bertempat di SMA Negeri 1 Padalarang, tepatnya di Kabupaten Bandung Barat. Bersama KPU Kabupaten Bandung Barat sosialisasi dilakukan untuk siswa dan siswi kelas 11. Pada sosialisasi dan pendidikan pemilih tersebut hadir narasumber Susanti Gustiani Nurahayu, Rabu (27/7/22). Acara diawali sambutan oleh Kepala Sekolah setempat yang menyambut baik acara tersebut. Kemudian, hadir anggota KPU Kabupaten Bandung Barat, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarat Maman Resmana yang pada kesempatan sama memberikan prakata atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya KPU membidik pemilih pemula karena dianggap sebagai generasi yang potensial sebagai pemilih pada Pemilu serentak tahun 2024 nanti. Ia berharap siswa dan siswi disana dapat mengetahui dan memahami bagaimana kepemiluan di Indonesia. Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat yaitu Reza Alwan Sovnidar juga mengutarakan bahwa Pemilu merupakan wujud dari demokrasi. Selanjutnya sebagai generasi muda Ia harapkan keikutsertaan mereka dapat berpengaruh terhadap kualitas demokrasi di Indonesia. “Generasi millenial pada tahun 2024 akan menjadi pemilih pemula. Artinya mereka akan memilih untuk pertama kalinya. Maka dari itu sosialisasi dan pendidikan pemilih ini dilaksanakan.” katanya pada sela-sela memberikan sambutan dan membuka acara secara resmi. Antusiasime peserta didik di SMAN 1 Padalarang terlihat saat narasunber memberikan pertanyaan. Guru Pendidikan Kewarganegaraan SMAN 1 Padalarang, Susanti Gustiani Nurahayu menyampaikan materi kepemiluan. Asas-asas Pemilu diperkenalkan kepada peserta didik yang hadir dalam ruang kelas tersebut. Pertanyaan kepada peserta didik diakui Susanti Gustiani Nurahayu sebagai simulus untuk mengasah kemampuan siswa berpikir tentang kepemiluan. Berikutnya acara ditutup dengan kata penutup dari Anggota KPU Kabupaten Bandung Barat, Maman Resmana. (Humas KPU Jabar sk ed rtk/ dok. Subbagian Parmas)


Selengkapnya
194

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Disabilitas, KPU Provinsi Jawa Barat laksanakan Sosialisasi

Bandung, jabar.kpu.go.id – Partisipasi pemilih disabilitas dalam pemilu serentak 2024 mendatang memiliki andil besar serta diharapkan tingkat partisipasinya meningkat. Hal itu disampaikan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat Reza Alwan Sovnidar dalam kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula yang dilaksanakan di SLBN A Citeureup, Kota Cimahi. Jumat (22/7/2022). Kepala SLBN A Citeureup, Sudarman menjelaskan, siswa siswi Sekolah Luar Biasa saat ini sudah mengikuti berbagai macam kegiatan baik kegiatan akademis dan non akademis. Serta banyak anak didiknya yang berprestasi dalam berbagai bidang seperti ada yang menjuarai Pekan Paralimpiade Nasional cabang olahraga renang dan judo tuna netra. Lebih lanjut Reza menyampaikan, “saya berterima kasih sudah diberikan kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan siswa SLBN A Citeureup yang ternyata memiliki segudang prestasi”. Dalam konteks keterlibatan penyelenggaraan tahapan pemilu reza menegaskan, “tema-teman disabilitas tidak hanya dapat berpartisipasi sebagai pemilih saja, karena teman-teman disabilitas juga dapat terlibat sebagai petugas penyelenggara pemilu baik itu sebagai PPK, PPS atau KPPS” Hal ini ditegaskan Kembali oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Cimahi, Abidin “Dalam penyeleggaraan pemilu sebelumya di Kota Cimahi sudah ada petugas penyelenggara pemilu yang berasal dari teman-teman disabilitas”. Abidin juga menyampaikan nantinya melalui Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Cimahi akan memastikan teman-tema disabilitas terjamin hak pilihnya serta namanya terdaftar didalam daftar pemilih. Kegiata ini dihadiri pula Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Cimahi, Sri Suasti, , dan Kepala Subbagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Ratih K. Werdani beserta staf Sub Bagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat. Sesi terakhir kegiatan sosialisasi ditutup dengan kuis interaktif mengenai materi kepemiluan dipandu oleh Guru SLBN A Citeureup, Andri Sugeng (Evan/Ed. Rtk/Dok. Revi)


Selengkapnya
108

Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemula di SMA Muhammadiyah 4 Margahayu

Bandung, jabar.kpu.go.id – KPU Provinsi Jawa Barat melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dengan mengangkat tema "Ketertarikan Pemilih Pemula pada Pendidikan Politik" di SMA Muhammadiyah 4 Margahayu, Kabupaten Bandung yang dibuka secara daring oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU RI, Idham Holik. Kamis (21/7/2022). Idham menyampaikan, Jawa Barat memilki pengalaman dalam Pemilu tahun 2019 dimana tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat mencapai 82% melampaui target partisipasi pemilih nasional yaitu 77,5%. Oleh karena itu ia mengajak siswa siswa yang hadir yang nantinya akan menjadi calon pemilih pada pemilu serentak 2024 untuk turut serta aktif berpartisipasi dalam semua tahapan pemilu agar dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat. Dalam kesempatan yang sama Plt Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Achmad Syaifudin Rahadhian juga menambahkan,sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat siap mendukung secara penuh kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula serta megundang siswa siswi yang hadir untuk dating berkunjung ke Rumah Pintar Pemilu yang terdapat di kantor sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan sosalisasi juga dihadiri Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, Kepala SMA Muhammadiyah 4 Margahayu, Daddy Ahmad Fauzani dan Kepala Subbagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Ratih K. Werdani beserta staf Sub Bagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat. Sesi pemaparan materi kepemiluan disampaikan oleh narasumber Guru mata pelajaran PPKN SMA Muhammadiyah 4 Margahayu, Yuyun Windi Asih. dan ditutup dengan sesi tanya jawab dengan siswa siswi yang hadir (Evan/Ed. Rtk/Dok. Revi)


Selengkapnya