KPU JABAR BERSAMA DEWAN MASJID AJAK MASYARAKAT AKTIF MEMILIH DI PILKADA 2024

BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jabar menyelenggarakan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Aula Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Senin (14/10/2024).

Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, yang terdiri dari jajaran pengurus DMI Jabar dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat menjelang Pilkada 2024 pada 27 November mendatang.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sospandiklih Parmas) KPU Jabar, Hedi Ardia menyoroti target peningkatan partisipasi pemilih pada Pilkada serentak tahun ini.

“Kami berharap angka partisipasi pemilih di Jawa Barat pada Pilkada 2024 nanti bisa lebih tinggi dibandingkan pemilu sebelumnya. Dengan dukungan dan kerja sama bapak ibu semua, kami optimis masyarakat akan lebih bersemangat menggunakan hak pilihnya,” ucap Hedi.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi DMI Jabar, Edi Komarudin menyampaikan rasa terima kasih kepada KPU Jabar yang telah bersedia bekerja sama dalam menyelenggarakan sosialisasi pendidikan pemilih ini.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif KPU Jawa Barat dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Sosialisasi seperti ini sangat penting untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada di provinsi kita,” ujar Edi. 

Edi juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam memastikan Pilkada berlangsung dengan lancar.

Sementara itu, Ketua Akademi Pemilu Demokrasi, Trio Hamdoni menggarisbawahi peran penting masyarakat dalam menyukseskan Pilkada 2024, tidak hanya sebagai pemilih tetapi juga sebagai penyebar informasi yang tepat dan akurat.

“Pilkada bukan hanya tanggung jawab KPU sebagai penyelenggara atau Bawaslu sebagai pengawas, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang memiliki hak politik. Masyarakat memiliki peran vital dalam mendorong partisipasi aktif pemilih,” jelasnya.

Trio menambahkan bahwa pemilihan kepala daerah sangat berpengaruh dalam hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak peserta untuk lebih memahami pentingnya proses pemilihan ini dan mendorong keterlibatan aktif di lingkungan masing-masing.

Pemerhati pemilu, Lutfi Hermawansyah menekankan bahwa demokrasi Indonesia memberikan peran besar kepada masyarakat sebagai insan politik.

"Sebagai bagian dari sistem politik demokrasi, kita dituntut untuk memahami aturan dan menjaga integritas selama proses pemilihan ini berlangsung," kata Lutfi.

Lutfi juga mengingatkan peserta untuk memastikan informasi yang mereka sebarkan terkait Pilkada akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Diharapkan, sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi aktif dalam pemilihan, demi terciptanya Pilkada yang sukses di Jabar.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 85 Kali.