KPU Perkuat Ekosistem Demokrasi

SOREANG — KPU Jabar berharap peran guru dalam meningkatkan literasi demokrasi dan penanaman nilai-nilai anti politik, anti diskriminasi dan anti hoax. Pasalnya, guru berperan besar dalam membentuk karakter siswa yang akan menjadi pemilih di pemilu mendatang. 

Demikian disampaikan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih bersama Guru dan Siswa/Siswi yang diselenggarakan KPU Kabupaten Bandung di Sutan Raja Hotel & Convention Centre, Soreang, pada Jumat (28/11/2025).

Acara ini dihadiri oleh jajaran KPU Kabupaten Bandung, termasuk Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi  serta Sekretaris KPU Kabupaten Bandung, Enda Kurniawan, beserta seluruh jajarannya mulai dari pejabat manajerial hingga para staff pelaksana yang turut memastikan kelancaran kegiatan.

Hedi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah penting dalam membangun ekosistem pemilih yang cerdas, terlebih karena pada Pilkada sebelumnya sekitar 35 persen pemilih adalah kelompok usia 17–25 tahun, yang merupakan pemilih pemula.

“Pemilih muda jumlahnya besar, suaranya kuat, dan pengaruhnya nyata. Karena itu, membangun civic intelligence sejak dini adalah kunci,” tegas Hedi.

Ia juga menyampaikan pesan penting bahwa masyarakat, termasuk para guru, jangan memandang politik hanya sebagai agenda lima tahunan. Menurutnya, politik adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 276 Kali.