KPU Provinsi Jawa Barat Terima Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI
BANDUNG - Jajaran Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, pada Senin (6/4/2026). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB di Ruang VIP Kantor KPU Provinsi Jawa Barat tersebut disambut langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, beserta jajaran komisioner lainnya.
Kunjungan ini merupakan agenda silaturahmi sekaligus diskusi strategis terkait penguatan peran lembaga penyelenggara Pemilu. Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Heryawan menekankan pentingnya bagi KPU untuk tetap menjaga ritme kinerja meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan pemilu yang padat. Fokus utama yang perlu diperhatikan adalah pemantapan perencanaan demi mewujudkan pemilu yang lebih berkualitas, jujur, adil, serta mampu menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi aktif.
Selain aspek perencanaan, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi poin krusial yang harus terus diprogramkan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Upaya sosialisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan guna membangun pemahaman bersama bahwa Pemilu adalah instrumen penting bagi kepentingan bangsa dan negara.
Terkait aspek teknis, diskusi juga menyoroti tugas berkelanjutan KPU Provinsi Jawa Barat dalam memperbaharui dan memvalidasi data pemilih. Akurasi data pemilih seringkali menjadi titik krusial yang memicu keluhan maupun protes dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pembaharuan data secara presisi, terutama mengenai warga yang telah meninggal dunia, menjadi prioritas yang harus dituntaskan.
Ahmad Heryawan juga mendorong adanya sosialisasi yang lebih masif mengenai pentingnya pelaporan akte kematian agar sinkronisasi data pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) maupun Daftar Pemilih Tetap (DPT) dapat berjalan optimal. Melalui pemutakhiran data yang akurat dan transparan, diharapkan potensi permasalahan administratif pada masa pemilihan mendatang dapat diminimalisir secara signifikan.