KPU Jabar Peringati HUT ke-81 RI Tahun 2026
BANDUNG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Senin (17/8), di halaman Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Jalan Garut No. 11, Bandung. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung khidmat. Kegiatan diikuti seluruh jajaran keluarga besar KPU Provinsi Jawa Barat, termasuk pegawai Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat. Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Komandan Upacara, Kepala Bagian Perencanaan Data dan Informasi, Sutrisno. Turut hadir seluruh Anggota KPU Jawa Barat, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat Eko Iswantoro, serta jajaran pejabat manajerial dan fungsional. Rangkaian upacara diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh pasukan Jagat Saksana yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Proklamasi Kemerdekaan oleh Inspektur Upacara, serta pembacaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 oleh petugas upacara. Dalam amanatnya, Ahmad Nur Hidayat menyampaikan bahwa Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk yang besar, sehingga memiliki dinamika kepemimpinan dan kepemiluan yang kompleks. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi KPU dalam menjaga kualitas demokrasi dan kedaulatan pemilih. Menurutnya, kedaulatan pemilih tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan menentukan pilihan, tetapi juga bagaimana masyarakat memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjadi pemilih yang rasional serta kritis. “Jika pemilih kita berdaulat, bebas menentukan pilihan, maka tentu harapannya adalah kita menerima bukan hanya pemilih yang rasional, tetapi pemilik yang kritis, yang siap dan mampu ke depannya untuk memilih pemimpin-pemimpin yang dapat memberikan perubahan yang berarti bagi kehidupan bangsa dan negara,” ujar Ahmad. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan pemilih berkelanjutan dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sebagai bagian dari program KPU RI yang perlu terus diperkuat di Jawa Barat. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Ahmad mengingatkan seluruh jajaran KPU untuk terus beradaptasi. Pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan, bukan justru menciptakan kesulitan bagi pemilih, partai politik, maupun peserta pemilu lainnya. “Dengan teknologi yang semakin terbuka, tentu kita harus banyak belajar. Belajar mendalami, belajar memahami, dan belajar cara menggunakan teknologi itu dengan benar,” tegasnya. Ia menambahkan, penggunaan teknologi juga harus tetap selaras dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh KPU RI. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kinerja organisasi. “Adaptif itu tidak selalu berhubungan dengan kinerja, tetapi adaptivitas yang optimal akan mampu meningkatkan kinerja Bapak dan Ibu dengan baik,” lanjut Ahmad. Mengakhiri amanatnya, Ahmad mengajak seluruh jajaran KPU Jawa Barat untuk mempersiapkan tahapan pemilu dan pilkada yang akan datang secara lebih matang dan terencana. Persiapan tersebut harus didukung dengan tata kelola organisasi yang baik serta penerapan prinsip-prinsip good governance. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, profesionalitas, dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu.
Selengkapnya