Bandung (10/6/20), KPU Provinsi Jawa Barat, melakukan pendampingan terhadap tahapan Pemutakhiran Data Pemilih berkelanjutan setelah Pemilu 2019. Penyelenggara pemilu harus bisa wujudkan akurasi data pemilih, agar tidak ada pemilih yang kehilangan haknya pada saat pencoblosan Pemilu Serentak di (Delapan) KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Mengacu Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas PKPU Nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2020.

Dalam lampiran PKPU memuat jadwal dan tahapan pilkada 2020 yang antara lain mengatur lanjutan tahapan pilkada dimulai lagi. Seperti, pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Lalu, penyusunan daftar pemilih oleh KPU kabupaten/kota.

Sehubungan tahapan dimulai kembali ditengah wabah pandemi Covid-19 yang belum usai, semua kegiatan tahapan pilkada akan mengikuti prosedur dari Protokol Kesehatan. pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan mulai dilaksanakan oleh KPU KAbupaten/Kota sejak April 2020.

Untuk  proses Pemutakhiran Data Pemilih dilakukan dengan hanya mengunjungi Ketua RT tidak perlu tatap muka”door to door”, apabila di perlukan baru bisa dilakukan kunjungan ke rumah warga apabila data di RT tidak jelas.

Hasil dari Rapat Dengar Pendapat KPU RI dengan DPR RI dimana untuk jumlah Pemilih yang telah di tetapkan semula maksimal 1 TPS 800 Pemilih karena adanya Covid 19 di ubah manjadi maksimal 500 Pemilih Per TPS. Ini tertuang dalam surat KPU RI Nomor 440/PL.02.1-SD/01/KPU/VI/2020 tertanggal 12 Juni 2020 tentang Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) 500 Pemilih tiap TPS. Ini dilakukan untuk mengurai kerumunan di saat pemungutan suara di TPS.

Dalam surat tersebut KPU RI Meminta kepada KPU Provinsi untuk melakukan pemetaan kembali TPS bagi yang menyelenggaakan Pilkada Serentak khususnya 8 (Delapan) KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Data TPS berdasarkan laporan KPU Kabupaten/Kota sebanyak 33.548 (Tiga puluh tiga ribu lima ratus empat puluh delapan) TPS, ini berdasarkan perhitungan jumlah pemilih paling banyak 500 Pemilih tiap TPS.

Pemutakhiran Daftar Pemilih berkelanjutan mulai dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota sejak April 2020. “Juni 2020 ini, pemutakhiran data pemilih secara keseluruhan dengan jumlah perkiraan pemilih aktif sebesar 12.170.560 ( Dua belas juta seratus tujuh puluh ribu lima ratus enam puluh) pemilih, yang tersebar dalam 231(dua ratus tiga puluh satu) Kecamataan   dan 2.159  (dua ribu seratus lima puluh Sembilan) Desa/Kelurahan di 8 (depalan) KPU Kabupaten/Kota.