Bandung, – Seiring terbitnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI No. 5 Tahun 2020 tentang tahapan, progam dan jadwal Pilkada 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat resmi melanjutkan kembali  tahapan Pilkada 2020.

Menurut Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Undang Suryatna, tahapan pertama yang dilanjutkan adalah pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan/ atau Pergantian Antar Waktu (PAW) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau Panitia Pemungutan Suara (PPS). Pelaksanaannya juga dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Berdasarkan 259/PP.04.2-SD/01/KPU/III/2020, ada 5 opsi yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi pandemic covid-19 dan/atau rekomendasi gugus tugas covid-19 di masing-masing daerahnya :

  1. Opsi pelantikan secara daring
  2. Pelantikan secara tatap muka  oleh komisioner di 5 wilayah
  3. Pelantikan tatap muka secara bergelombang
  4. Pelantikan didelegasikan kepada Ketua PPK, atau
  5. Pelantikan dilaksanakan dengan penyerahan SK secara offline atau online kepada anggota PPS yang    dilantik.

Setelah pada sebelumnya 3 Kabupaten/Kota melaksanakan Pelantikan PPS pada tanggal 22 Maret 2020, maka selanjutnya Pelantikan 4.065 PPS dari 5 Kabupaten/Kota dilaksanakan pada hari senin 15 Juni 2020.

Dalam pelaksanaanya pelantikan dilakukan oleh KPU Kota Depok kepada 189 PPS dengan penyerahan SK secara offline atau online kepada anggota PPS yang dilantik, KPU Kabupaten Karawang menyerahkan SK kepada 927 PPS, KPU Kabupaten Bandung melakukan pelantikan daring dan tatap muka kepada 840 PPS, KPU Kabupaten Sukabumi melaksanakan secara daring dan mendelegasikan kepada Ketua PPK kepada  1.158 PPS, dan KPU Kabupaten Indramayu melaksanakan secara daring dan mendelegasikan kepada ketua PPK kepada 951 PPS.

Dengan dilantiknya anggota PPS kali ini, KPU akan melanjutkan kembali beberapa tahapan Pilkada Serentak tahun 2020 dengan memperhatikan protokol Covid-19 di setiap penyelenggaraannya. (RF)