Bandung,-
Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan KPU Kabupaten Pangandaran. Penandatanganan ini dilakukan di Aula Setda Kabupaten Pangandaran, Senin (30/9/2019).

Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, menyebutkan, untuk pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang, Pemkab Pangandaran memberikan dana hibah sebesar Rp. 28.339.500.000. Namun sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Kegiatan Pilkada, NPHD akan secara cair bertahap.

“Tahap pertama akan cair sekitar Rp 600 juta, Sisanya akan dapat dicairkan pada 2020 mendatang,” kata Muhtadin.

Ia menambahkan, Menurutnya, angka tersebut sudah final. Perubahan dimungkinkan apabila terjadi penambahan honor badan adhok. Namun hingga kini pihaknya belum menerima Surat edaran dari KPU RI dan Kementerian Keuangan.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, kemampuan setiap daerah berbeda dalam kemampuan penyediaan anggaran Pilkada. Jeje berharap, KPU dapat mengatur anggaran yang ada dengan efektif. Dana sebesar itu akan diberikan dalam dua tahap. Pada 2019 sebesar Rp. 600 juta, dan sisanya di 2020.

“Saya berharap tidak ada penambahan anggaran. Kalaupun nanti ada kenaikan honor badan adhoc, KPU Pangandaran kita harapkan dapat menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” kata Jeje

(Media Center)