Bandung,-
Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), Kamis, (3/10/2019). KPU Jawa Barat melaporkan persiapan delapan daerah di Jawa Barat yang akan menggelar Pemilukada pada September 2020.

Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok memimpin langsug tim KPU, yang didampingi enam komisioner lainnya, lengkap dengan sejumlah pejabat struktural KPU. Mereka diterima Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, di ruang pertemuan Manglayang, Gedung Sate, bandung. Turut hadir sejumlah pejabat struktural dari Pemprov Jabar.

Dalam pertemuan tersebut, Rifqi Ali Mubarok menegaskan, jika delapan kabupaten dan kota di Jawa Barat siap menyelenggarakan Pemilukada 2020. Kedelana daerah tersebut antara lain Kabupaten Pangandaran, Kab. Karawang, Kab Cianjur, Kab. Indramayu, Kab. Tasikmalaya, Kab sukabumi, Kab. Bandung, dan Kota Depok

“Semua daerah ini sudah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Itu artinya, mereka sudah siap menggelar tahapan pilkada,” tegas Rifqi Ali Mubarok.

Namun demikian, Mantan Ketua KPU Bandung ini berharap agar Pemprov Jabar tetap melakukan koordinasi ke daerah-daerah yang akan menggelar Pemilukada. Utamanya terkait persoalan anggaran Pemilukada. Rifqi mendorong agar daerah yang telah melakukan penandatanganan NPHD itu segera mencairkan anggarannya.

“Paling tidak untuk tahap awal, anggaran utama bisa terpenuhi,” tambah Rifqi.

Selain itu, Rifqi juga meminta support dan dukungan dari Pemprov Jabar untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilukada di Jawa Barat. Rifqi mengusulkan ada peluncuran besar-besaran dari Pemprov Jabar terkait Pemilukada 2020.

Hal itu penting dilakukan, untuk menyampaikan kepada masyarakat bawa di tahun 2020 masih ada pelaksanaan Pemilukada. KPU Jabar memimpikan, kata Rifqi, sukses Pemilu 2019 bisa menyamai kesuksesan Pemilu 2020. Paling tidak diukur dari partisipasi pemilih.

“Ada kecenderungan partisipasi pemilih pada Pemilukada itu menurun dibanding Pemilu nasional. Sehingga perlu dukungan dari Pemprov juga,” harap Rifqi lagi.

Menanggapi hal itu, Gubernur Janar, Ridwan Kamil, menjanjikan akan melakukan peluncuran terkait pelaksanaan Pemilukada 2020. “Kita akan support kalau persoalan peluncuran. Silakan berkoordinasi lebih lanjut untuk kita tetapkan jadwal dan tempat,” tegas Ridwan Kamil.

Lebih jauh RK berharap, pelaksanaan Pemilukada di Jawa Barat berjalan lancar, aman dan sukses. Utamanya harus bebas dari berita negatif dan hoax.

Untuk diketahui tentang besaran anggaran dari hasil penandatanganan NPHD di delapan kabupaten/kota di Jawa Barat, berikut datanya:

1. Kab Pangandaran, Rp. 28.339.500.000
2. Kab. Karawang, Rp. 74.620.440.500
3. Kab Cianjur, Rp. 74.000.000.000
4. Kab. Indramayu, Rp. 65.810.243.426,-
5. Kab. Tasikmalaya, Rp. 57.500.000.000.
6. Kab sukabumi, Rp. 73.995.270.100
7. Kota Depok, Rp. 60.298.660.000,- dan
8. Kab. Bandung, Rp. 99.032.378.543

(Media Center)

 

1 4 6