Bandung,-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan KPU Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis, (17/10/2019). Kunjungan ini dipimpin Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah, bersama sejumlah jajarannya.

Kedatangan KPU Prabumulih disambut Kadiv Hukum KPU Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar, yang didampingi sejumlah staf bagian hukum dan teknis. Mereka diterima di ruang rapat Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Jabar, Jalan Garut No. 11 Bandung.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah, mengatakan, kedatangan mereka untuk sharing terkait metode pendidikan pemilih yang digunakan di KPU Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, KPU Kota Prabumulih, tengah merancang program tentang pendidikan pemilih.

“Di beberapa daerah ada istilah sekolah demokrasi, kursus pemilu, kemudian ada pendidikan politik. Nah kami ingin belajar seperti apa yang dilakukan di KPU Provinsi Jawa Barat,” kata Marjuansyah.

Selain tema pendidikan pemilih, mereka juga melakukan studi banding terkait Rumah Pintar Pemilu (RPP). Murjiansyah mengaku mengapresiasi dan tertarik dengan RPP yang dimiliki KPU provinsi Jawa Barat. Apalagi ketika melihat langsung sejumlah objek, seperti mesin e-rekap, layar yang memuat digitalisasi hasik pemilu 2019 di Jawa Barat serta miniatur Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menanggapi kunjungan tersebut, Kadiv Hukum KPU Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar berterima kasih atas kunjungan tersebut. Terkait dengan tema pendidikan pemilih, reza mengaku belum membuat program khusus terkait sekolah demokrasi atau yang lainnya. Namun Reza menyampaikan, bahwa Jawa Barat memiliki cara tersendiri dalam membuat program pendidikan pemilih.

“Kami lebih banyak turun langsung dengan pendekatan seni dan budaya. Kami juga turun ke kampung-kampung adat, komunitas dan organisasi untuk menyampaikan tema-tema kepemiluan,” tegas Reza.

Dalam kunjungan tersebut, KPU Prabumulih dan jajarannya sempat berkeliling di RPP Jawa Barat dan mencoba sejumlah fasilitas di RPP.

(Media Center)