Bandung,-
Jabatan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, saat ini lowong setelah ditinggal Sekretaris sebelumnya, Heri Suherman, S.H, yang di percaya memegang jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat. Di Penghujung jabatannya di KPU tersebut, Heri Suherman, masih menyempatkan diri untuk memimpin apel pagi di halaman KPU Jabar, Senin, (7/1/2019).

Apel pagi tersebut diikuti juga Ketua KPU Prov. Jabar, Rifqi Ali Mubarok, Anggota KPU, Endun Abdul Haq, semua pejabat struktural serta seluruh staf ASN maupun tenaga pendukung di jajaran KPU Jabar. Dalam sambutannya, Heri Suherman menyampaikan, jika hari ini merupakan hari terakhirnya bersama KPU setelah mengabdi hampir 15 tahun. Ia juga sempat beromantisme sejak awal masuk di KPU belasan tahun lalu yang diawali dari Kepala Bagian Hukum dan Teknis.

Waktu yang cukup lama itu sehingga ia mengaku berat untuk meninggalkan lingkungan KPU Jabar. Namun karena tugas baru yang di amanahkan kepadanya, Heri harus turut. “Sebagai bawahan, saya ikut perintah atasan saja,” tegas Heri Suherman.

Lebih jauh ia menambahkan, jika KPU merupakan lembaga yang seksi. Lembaga tersebut menjadi penentu dalam agenda penyelenggaraan untuk memilih pemimpin daerah dan negara. Pada posisi itu, Heri mengingatkan, jika KPU senantiasa akan menjadi lembaga yang paling mendapat sorotan, kritik dan pengawasan ketat.

“Fatalnya, biasanya KPU di awasi pada hal-hal yang buruk. Yang baik-baik kadang tak mendapat perhatian,” katanya lagi.

Ia juga mengatakan, jika pada tahun 2019, KPU tengah menghadapi agenda yang cukup berat, yakni Pemilu Serentak 2019. Sehingga dibutuhkan integritas yang kokoh bagi seluruh jajaran di KPU. Sebagai penyelenggara, KPU dan jajarannya harus kuat dari intervensi, tekanan, independen dan tidak mudah terpengaruh dengan rayuan apapun.

Ia berharap, pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 mendatang berjalan lancar dan aman, khususnya di Jawa Barat dan umumnya di Indonesia. Paling tidak, kata Heri, mencontoh pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 yang berakhir tanpa sengketa. Yang lebih membanggakan bagi Heri, sebab pemilih bisa meningkat dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Terkait dengan keberadaannya selama di KPU Jabar, Heri memohon maaf atas seluruh kesalahan dan khilaf, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Usai apel pagi, suasa haru sempat terlihat saat Heri menyempatkan diri mendatangi seluruh peserta apel yang dimulai dari Ketua KPU Jabar, Rifqi Ali Mubarok hingga seluruh stafnya tanpa terkecuali untuk berjabat tangan perpisahan.

Selamat atas pengabdiannya di KPU Provinsi Jawa Barat dan sukses untuk pengabdiannya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pak Heri Suherman.(Media Centre)

5

6

7

8

10

1

2

3